batampos.co.id – Tim Terpadu Kota Batam menertibkan bangunan liar di lingkungan SMPN 35 Batam di kelurahan Tembesi, Sagulung, Jumat (7/9) pagi. Total ada enam rumah liar dan satu gudang perusahaan yang dirobohkan secara paksa oleh tim gabungan tersebut.

Iklan

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung Jamil mengatakan, penertiban sudah sesuai prosedur yang mana sudah didahului dengan serangkaian pemberitahuan. Penertiban ini untuk mendukung wacana Pemko Batam yang berencana akan bangun akses jalan masuk menuju SMPN 35.

Selama ini sekolah tersebut belum ada akses jalan yang layak karena terhalang oleh berbagai pemukiman liar di sekelilingnya. Untuk capai ke sekolah guru dan siswa masuk dari jalan lingkungan perumahan Grya Batuaji Asri samping kantor camat Sagulung. Jalur itu cukup jauh sebab harus mutar melalui kelurahan Seilanglai. Sementara jalur yang lebih dekat yakni melalui belakang perumahan Tamam Anugerah belum ada akses jalan yang layak.

“Makanya penertiban ini karena ada rencana mau buka jalan dari perumahan Tamam Anugerah biar lebih dekat,” tutur Jamil.

Sesuai rencana yang disampaikan Pemko Batam, akses jalan baru yang akan dibuka ini cukup lebar dengan row 25 sehingga banyak pemukiman liar yang harus ditertibkan. “Sebenarnya banyak yang mau ditertibkan tapi sebagian sudah robohkan sendiri. Tinggal enam rumah dan satu gudang material perusahaan, makanya hari ini kami bongkar paksa,” kata Jamil.

Penertiban bangunan liar untuk akses jalan baru itu disambut baik masyarakat sekitar. Masyarakat berharap agar wacana tersebut segera direalosasikan sebab selama ini siswa, guru dan masyarakat cukup kesulitan mendapatkan akses jalan menuju sekolah. “Belum ada jalan aspal sama sekali. Becek kalau musim hujan begini. Kasian anak-anak yang sekolah disitu,” ujar Fahri, warga perumahan Tamam Anugerah.

Pantauan di lapangan, proses penertiban berjalan lancar. Tidak ada perlawanan yang berarti dari penghuni bangunan liar ataupun pemilik gudang material perusahaan tadi sebab jauh-jauh hari sebelum penertiban sudah diberitahu oleh Tim Terpadu. (eja)