Karyawan Nam Nam Drink ketika menyajikan Cheezu, produk minuman
teh bercampur keju. (Istimewa)

batampos.co.id – Cheezu. Berupa teh dengan campuran keju cair di atasnya. Minuman unik itu persembahan Nam Nam Drink.

Iklan

“Cheezu ini ketika diminum, keju di atasnya dan teh akan tercampur. Sehingga menimbulkan sensasi tersendiri,” kata Iwan, pemilik gerai yang telah memiliki tiga cabang di tiga mal di Batam.

Selain Cheezu, Thai Tea juga menjadi salah satu favorit pelanggan. Thai Tea adalah teh susu yang memang menyesuaikan dengan negara asalnya, yakni Thailand.

Selama hampir dua tahun berdiri, Nam Nam Drink diakui telah memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Ini terlihat dari stabilitas kunjungan pelanggan dari kalangan milenial hingga orang dewasa yang memang menjadi target pasar.

Padahal sejak awal, gerai yang mempekerjakan dua karyawan di setiap cabang itu tidak pernah membuat gebrakan besar seperti produk kuliner sejenis di Batam. Pendekatannya lebih mengutamakan kualitas dan konsistensi rasa. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa Nam Nam Drink yang berdiri sejak 10 Oktober 2016 itu terus berkembang.

Dinamisnya gerak masyarakat di Batam menjadi tantangan tersendiri bagi usaha di bidang kuliner. Kondisi tersebuut terlihat dari fluktuasi omzet. Dalam seminggu, ada hari dimana omzet mengalami kenaikan signifikan. Namun ada hari-hari tertentu yang pendapatannya mengalami penurunan.

“Kalau di Jakarta atau Bandung itu cenderung tetap. Kalau kami di sini (Batam) sangat dinamis sekali. Bisa saja pada akhir pekan ramai, setelah itu sepi. Harus jeli di sini,” papar Iwan yang menemukan ide Nam Nam Drink semasa kuliah di Jakarta.

Hal yang juga tidak kalah penting adalah bahan baku Nam Nam Drink yang tetap mempertahankan produk-produk lokal. Sekalipun tetap ada bahan baku yang didapat dari luar karena memang tidak ada di Indonesia.

Dengan bahan-bahan lokal, minuman yang dihasilkan lebih memiliki karakter. Jenis teh, kopi, dan minuman lainnya memiliki ciri sendiri walau idenya berasal dari luar. “Kami pakai teh lokal Riau, kopi juga dari sini. Banyak yang bilang teh riau itu punya sedikit cita rasa vanilla,” ulas Iwan.

Produk minuman yang dijual seharga Rp 20 ribu sampai Rp35 ribu ini akan terus dikembangkan. Dalam waktu dekat, Nam Nam Drink akan kembali membuka cabang di Batam. Bahkan, Iwan menargetkan dapat membuka cabang di luar Batam pada tahun ini.

(bbi/JPC)