Gempa NTB Merusak 167 Ribu Rumah Warga, 32 Ribu Terverifikasi Rusak Berat (Angger Bondan/Jawa Pos)

batampos.co.id – Sebanyak 167.961 rumah rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi beberapa waktu lalu, demikian catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Iklan

Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi tanggal 8 September 2018.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan, dari total tersebut, kerusakan di wilayah Lombok Barat merupakan yang paling parah. Tercatat sebanyak 33,3 persen atau 55.924 rumah rusak.

“Lombok Barat ini yang paling banyak terjadi kerusakannya,” ujarnya di DPR, Jakarta, Senin (10/9).

Lanjut Willem, dari total 167.961 rumah rusak, sebanyak 32. 724 rumah sudah diverifikasi terjadi kerusakan berat. Sebanyak 74 persen atau 23.899 rumah sudah mendapat Surat Keputusan (SK) Bupati/Wali Kota.

“Kemudian sisahnya sebesar 8.353 masih dalam proses penerbitan,” tuturnya.

Berikut rincian rumah rusak berdasar wilayahnya di Lombok dan Sumbawa :

  • Lombok Utara = 38.497 rumah rusak

  • Lombok Barat = 55.924 rumah rusak

  • Lombok Timur = 15.642 rumah rusak

  • Lombok Tengah = 27.039 rumah rusak

  • Mataram = 6.894 rumah rusak

  • Sumbawa = 8.604 rumah rusak

  • Sumbawa Barat = 15.361 rumah rusak

(hap/JPC)