Iklan
Gubernur Kepri Nurdin Basirun tengah menikmati keindahan Pantai Duyung Kabupaten Lingga, Sabtu (8/9). (Dokumentasi Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos)

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun semakin ingin menggeliatkan potensi wisata Kepri. Banyak destinasi yang sudah terekspose dan masih tersembunyi yang harus segera digarap. Sektor ini harus dapat ruang seluas-luasnya untuk masuknya investasi.

“Investor semakin yakin dengan potensi pariwisata Kepri. Banyak pulau yang mempesona, seperti Pulau Duyung, Kabupaten Lingga ini,” kata Nurdin, dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah pulau di Kabupaten Lingga, Sabtu (8/9).

Di sela aktivitasnya, Nurdin menikmati betul indahnya pantai di Pulau Duyung. Garis pantai yang panjang dan suasana yang alami serta pemandangan yang bagus, lokasi ini tidak kalah saing dengan Benan, Kabupaten Lingga.

Menjelang petang dari sisi pantai tanda-tanda sunset pun mulai terlihat. Di sisi kiri gunung Daik. Kondisi lautnya yang tenang dan jernih sangat cocok untuk berbagai permainan air laut.

“Besok saya bawa kawan-kawan pengusaha main jetski ke Pulau Duyung. Pulau ini sangat menjual apalagi dari Batam cuma satu jam,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, pariwisata dapat menggerakkan ekonomi Kepri. Untuk wisata bahari, Kepri punya banyak keunggulan. Karena itu, segala potensi harus dimunculkan. Nurdin mengatakan, akan segera melakukan pembenahan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan pelabuhan. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Lingga untuk segera mengembangkan sektor pariwisata pulau tersebut.

“Pak Kades Pulau Duyung tolong dijaga dan lestarikan alam maupun lingkungan serta mengingatkan kepada generasi penerus akan aset besar ini,” kata Nurdin.

Di Pulau Duyung, Nurdin juga menghadiri turnamen sepak bola dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73 Tahun 2018 di Desa Pulau Duyung. Turnamen ini untuk mencari dan mengembangkan bakat pemuda dalam bidang olah raga khususnya sepak bola. Sekaligus menjalin persaudaraan antar sesama tim maupun para suporter.

Turnamen Sepak Bola Desa Pulau Duyung 2018 diikuti 64 tim yang berasal dari Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam. Pertandingan ini akan berakhir pada 7 Oktober 2018.

“Tumbuh dan kembangkan semangat kebersamaan dan sportivitas dalam melaksanakan setiap event olahraga sehingga lahir bibit-bibit yang unggul dan mampu bersaing,” kata Nurdin.

Nurdin meminta kegiatan ini jadi agenda tahunan sehingga bisa memupuk silaturahmi dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Pemerintah akan melakukan pembenahan di setiap lapangan sepak bola seperti membangun tribun. (bni)

Advertisement
loading...