ilustrasi

batampos.co.id – Melemahnya nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belum berdampak pada aktivitas harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Di beberapa pasar tradisional di Batam, harga masih terbilang normal dan cenderung stabil.

Misalnya di Pasar Fanindo harga komoditas sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, garam, telur dan daging tidak mengalami kenaikan harga. Asril, salah satu penjual mengaku harga beras normal. Begitu juga dengan harga telur yang relatif stabil.

“Belum ada yang naik. Malahan telur ayam ras sudah murah turun,” katanya, Minggu (9/9).

Harga telur ayam yang tadinya berada di kisaran angka Rp 45 ribu per papan (30 butir). Saat ini harga telur sudah stabil diangka Rp 40 ribu per papan. Begitu juga dengan harga medium per10 kilogram masih berada diangka Rp 120 ribu sampai harga Rp 125 ribu.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Adisthy menjelaskan bahwa harga kebutuhan pokok di Batam dalam kondisi normal. Bahkan beberapa item yang sebelumnya tinggi justru mengalami penurunan.

“Telur sekarang sudah stabil, harga ayam juga mengalami penurunan,” kata Adisthy.

Sementara harga bawang putih yang berasal dari impor, juga masih berada di harga rata-rata Rp 18.000.

Adisthy menjelaskan, masih stabilnya harga pangan di Batam, karena stok bahan pangan sampai saat ini masih tergolong mencukupi untuk beberapa waktu ke depan.

Demikian juga dengan alur distribusi bahan pangan yang juga telah stabil.

“Sebagian besar bahan pokok kita dari Indonesia dan masih mencukupi, bawang putih juga masih tersedia. Tidak berpengaruh, apalagi arus pengiriman berjalan normal,” jelasnya. (rng)

Advertisement
loading...