Iklan

batampos.co.id – Ra salah seorang siswa SMA sederajat di Dabo Singkep harus mendapatkan perawatan jalan selama tiga bulan ke dokter Sutiawan Nurhadi spesialis THT di Tanjungpinang. Ini setelah dirinya mengalami perlakuan kasar dari seorang guru di kelasnya. Ra mengalami mengalami bocor selaput gendang telinga.

Kejadian bermula saat sejumlah teman Ra bermain-main di dalam kelas. Saat itu, DY memegang seekor kumbang dan menakuti teman lainnya termasuk Ra. Karena Ra takut dengan kumbang, sehingga dirinya kaget sampai membalikkan meja yang ada di depannya.

Saat itulah, Ra mendapat kemarahan dari gurunya. Seketika Ra mendapat tamparan keras di pipinya yang mengakibatkan Ra mengalami kesakitan dari dalam telinganya. Namun Ra mengaku kepada orang tuanya mengalami kesakitan di telinga setelah satu hari berlalu pemukulan itu.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Dabo. Saya merasa tidak terima dengan perlakuan guru seperti itu,” ujar orang tua korban Zu kepada Batam Pos, Selasa (11/9/2018) pagi.

Apalagi dirinya mengaku tersinggung dengan ungkapan pihak sekolah yang menyatakan siap membantu jika Ra hendak berobat, namun pihak sekolah hanya mampu membantu sesuai dengan kemampuan mereka. Menurutya, pihak sekolah semestinya bertanggungjawab penuh dalam hal ini.

Kapolsek Dabo Singkep Iptu Hanif mengaku unit reserse dan kriminal Polsek sedang bekerja menindaklanjuti kasus penganiayaan anak tersebut. Mereka telah melakukan pemeriksaan saksi dan korban dan telah mengambil hasil visum.

“Kami juga akan memanggil terlapor untuk menindaklajuti kasus ini,” ujar Hanif.

Jika memang bersalah, Hanif memastikan terlapor akan terjerat pasal 80 Ayat 2 yo pasal 76c UU RI no 35 Tahun 2004 atau pasal 351 KUHP. (wsa)

Advertisement
loading...