batampos.co.id – Empat anak di bawah umur di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, mengonsumsi ineks yang dikira permen.

“Ya, menemukan ineks di mobil bapaknya, dikira permen,” ujar Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (11/9).

Adapun keempat anak laki-laki itu berinisial J, 7, dan F, 7, yang masih duduk di bangku kelas 1 SD. Kemudian MAM, 9, serta Z, 8, yang duduk di bangku kelas 3 SD.

Kejadian bermula ketika seorang balita perempuan berinisial N, 2, anak dari H alias Wel, menemukan pil warna hijau di dalam mobil ayahnya pada Senin (10/9) siang. Awalnya, N mengira kalau itu adalah permen. Kemudian dia memberitahukan kepada kakaknya berinisial R, 8.

Oleh R, obat yang dikira permen itu dipotong menjadi empat bagian. Kemudian R memberikan kepada empat korban. Namun setelah mengonsumsinya, tiga dari empat anak mengalami pusing.

Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu. Ketiga anak itu ialah J, MAM, dan Z. Sedangkan F tidak mengalami efek pusing setelah membuang ineks tersebut karena dirasa pahit.

“Kami mendapatkan informasi itu langsung membawa H dan mobilnya ke Polsek Bukit Batu. Di sana, ia diinterogasi dan dilakukan penggeledahan. Kami temukan diduga pil ekstasi warna hijau. Mirip dengan yang dibagi-bagikan anaknya,” jelas Yusup.

Polisi kemudian melakukan tes urine terhadap H. Hasilnya positif mengonsumsi zat amphetamine. “Dia diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, pil ekstasi akan dikirim ke Puslabfor di Medan. Tujuannya untuk membuktikan apakah pil itu memang ekstasi atau bukan.

(ce1/ica/JPC)

Advertisement
loading...