Iklan

batampos.co.id – Ella Nurhayati, 42, pegawai sebuah bank ditemukan tewas mengenaskan Selasa (11/9/2018) siang.

Saat ditemukan ia sempat dikira digigit anjing.

Ella ditemukan meregang nyawa dengan 23 tusukan di rumahnya, Kampung Pangragajian, Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Salah seorang tetangga korban, Deni Irawan, 36, mengaku sempat sempat mendengar anak korban yang berteriak meminta tolong.

“Waktu saya lagi ngurus burung, ada orang yang berteriak. Pas didatangi anak Ella bilang sambil teriak mamah gogog (anjing-red),” ungkap Deni sebagaimana dilansir RMOL Jabar, Selasa (11/9).

Anak korban, tutur dia, berteriak di dalam pagar rumah. Saat berusaha masuk rupanya pagar masih digembok dan meminta anak itu membawa kunci pagar.

“Saya bilang bawa kunci, anak itu pun bergegas membawa kunci sambil terus berteriak gogog,” katanya.

Ketika pintu pagar terbuka, Deni segera memeriksa bagian belakang rumah karena dikira ada anjing liar masuk ke dalam. Saat coba masuk melalui pintu belakang keadaan masih terkunci.

“Saya bilang mana gak ada anjing, terus anak itu bilang mama gogog, mama gogog,” tuturnya.

Ia pun kemudian memutar arah menuju pintu depan, kaget bukan kepalang Deni melihat korban terkapar bersimbah darah di ruang tamu dengan darah segar mengalir di ubin.

“Pas dibuka saya kaget banyak darah dan Ella sudah meninggal,”ucapnya.

Menurutnya, saat itu ada tetangga lain datang dan menenangkan anak korban yang diketahui mengidap autis. Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat kewilayahan dan Polsek Lembang.

Disinggung mengenai, latar belakang Ella, Deni menilai tetangganya ini jarang berkomunikasi dengan dirinya. Selama ini korban hanya tinggal sendiri dan menempati rumah ujung gang itu dua tahun lalu.

“Dua tahun lah baru pindah kesini, saya paling lihat (Korban) sore atau malam pulang kerja. Katanya tinggal sendiri, kalau anaknya tinggal sama mantan suami Ella, paling datang kesini libur sekolah saja,” pungkasnya.

Polisi masih mendalami penyebab kematian Ella.

Aparat mengevakuasi jenazah Ella Nurhayati di Desa Kayu Ambon, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (11/9) (RMOl Jabar (Jawa Pos Grup))

“Kami belum bisa menyimpulkan korban pembunuhan, kami masih kumpulkan bukti dan keterangan saksi,” ungkap Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra usai melakukan olah TKP di Lembang, Selasa (11/9) sore sebagaimana dilansir RMOl Jabar.

Dari hasil identifikasi, terang dia, ditemukan luka terbuka di sekujur tubuh korban. Luka itu diakibatkan tusukan benda tajam.

“Ditemukan satu bilah pisau di sekitar tubuh korban, masih di dalam rumah,” katanya.

Hasil keterangan lima saksi, pada saat kejadian korban hanya berdua dengan anaknya yang berusia 16 tahun. Si Anak tersebut diketahui seorang ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).

“Keterangan saksi yang pertama kali masuk rumah, keadaan pagar masih digembok,” ujar dia.

Niko menambahkan, dari hasil olah TKP diketahui tidak ada barang milik korban yang hilang. Kondisi rumah juga masih utuh tidak ada ciri dibobol.

Atas persetujuan keluarga, jasad korban diautopsi untuk mengetahui penyebab utama kematian korban.

“Kami masih dalami termasuk melakukan autopsi, dan mengumpulkan keterangan saksi,” tandasnya.

(mam/jpg/JPC)

Advertisement
loading...