Pawai Ta’aruf
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah di Kota Batam, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana tahun ini, Pemko Batam mengadakan pawai taaruf yang dilombakan.

Iklan

Ketua panitia, Riama Manurung mengatakan, lomba pawai taaruf ini digelar di Dataran Engku Putri, Selasa (11/9). “Diikuti 975 orang yang terbagi dalam 37 kelompok, yang berasal dari organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama, dan organisasi perempuan muslim,” ujar Riama.

Rutenya, dimulai dari Dataran Engku Putri menuju Bundaran BP Batam, bergerak ke arah Kantor Pos sampai simpang Hotel Harmoni One. Selanjutnya belok kiri ke lampu merah My Mart dan belok kiri lagi ke arah simpang Masjid Agung. “Dan pawai berakhir di Bundaran Asrama Haji Batam,” terangnya.

Untuk memikat para juri, setiap kelompok peserta memberikan penampilan terbaiknya seperti mengenakan pakaian yang senada, memakai yel-yel, hingga lantang bershalawat. Bahkan ada peserta yang rela menggotong miniatur ka’bah.

“Panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dengan nilai total Rp 36 juta,” sebut Riama.

Ia menambahkan, kriteria penilaian dilihat dari jumlah peserta, kerapian barisan, keserasian pakaian, serta tema dan yel-yel. “Jumlah pesertanya tak boleh lebih dari 25 orang per kelompok,” tegasnya lagi.

Adapun tim juri terdiri dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Batam, Kementerian Agama Kota Batam, dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).

Pawai taaruf ini, lanjut Riama, merupakan serangkaian peringatan 1 Muharram 1440 Hijriah yang dimulai dari Kemilau Muharram di Dataran Madani, dengan penceramah Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, beberapa pekan lalu.

“Dilanjutkan dengan doa akhir tahun dan doa awal tahun yang digelar di Masjid Agung Batam, kemarin (10/9). Serta disejalankan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu,” jelasnya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menuturkan kegiatan peringatan tahun baru Islam ini tak hanya diadakan di tingkat kota, tapi juga meriah hingga tingkat kecamatan.

“Tiap kecamatan mengadakan kegiatan masing-masing untuk menyambut 1 Muharram. Bentuk syiar agama yang digelar antara lain pawai obor, tabligh akbar, serta pawai taaruf,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar mengimbau masyarakat Batam khususnya umat muslim untuk evaluasi diri. Momen tahun baru adalah momen hijrah menuju kebaikan.

“Bagaimana mengevaluasi masa lalu, mengerjakan masa sekarang, dan meningkatkan masa depan. Momentum ini juga sebagai masa merajut kebersamaan dan silaturahmi. Jadikan ini momen untuk perbaiki diri, karena keimanan sebagai muslim harus meningkat dari waktu ke waktu,” tutup Amsakar. (nji)