Pendiri Citra Mas Group dan Yayasa Citra Mas, Kris Wiluan berjabat tangan dengan Lee Suan Hiang, Chairman of Global Cultural Alliance usai MoU kerjasama CSR dibidang kesenian, di Auditorium Orchard, Singapura, Senin (10/9) lalu.

batampos.co.id – Yayasan Citra Mas Group melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sukses menggandeng The Rice Company LTD (RC) dan Global Cultural Alliance LTD (GCA) dari Singapura untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak Batam yang kurang mampu, tapi berminat di bidang kesenian untuk mengembangkan bakat mereka.

Iklan

“Kami peduli untuk Indonesia, khususnya warga Batam yang kurang mampu tapi disiplin dan memiliki talenta di bidang kebudayaan dan kesenian. Mewujudkan itu, kami telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai penyerahan bantuan CSR dengan perusahaan RC dan GCA di Singapura, pada 10 September lalu,” ujar Founder Citra Mas Group dan Yayasan Citra Mas, Chris Wiluan dalam siaran persnya ke Batam Pos, Kamis (13/9) kemarin.

Chris menyebutkan, kerjasama bantuan CSR ini diberikan bukan dalam bentuk beasiswa tunai, melainkan memfasilitasi para anak kurang mampu sesuai bakat mereka dengan menyediakan fasilitas dan trainer sesuai bakat masing-masing. Untuk trainer atau pelatih awal, akan didatangkan dari Singapura terlebih dahulu untuk melatih calon trainer dari Batam. “Tujuan utama kami memberdayakan warga lokal. Training of trainer, lalu selanjutnya melatih, mengasah, dan mendidik anak-anak kita yang kurang mampu tadi supaya di masa depan mereka terpakai sesuai dengan talenta yang mereka miliki,” ujarnya.

Sebelumnya, dua perusahaan asal Singapura ini telah sukses membantu anak kurang mampu dalam mengembangkan bakat mereka di beberapa negara Asia Tenggara lainnya, seperti di Malaysia, Thailand, dan Vietnam. “Nah, untuk tahun ini, Indonesia menjadi tempat tujuan mereka, dengan menjadikan Batam sebagai pilot project. Bukan tidak mungkin nanti program CSR ini berkembang meluas ke berbagai daerah di Kepri, lalu ke Indonesia,” ujar Ketua Yayasan Citra Mas, Dance Wongkaren ketika dihubungi tadi malam.

Dance menyebutkan, dana bantuan CSR ini disalurkan melalui perusahaan pengelola dalam bentuk pembiayaan kegiatan kesenian, yang meliputi seni musik, seni tari, drama, melukis, vokal, dan lainnya.

“Bantuan yang datang dari berbagai perusahaan multinasional yang beroperasi di Singapura itu, nanti akan kami kelola kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu tapi berbakat, supaya di masa depan mereka dapat mandiri, tumbuh sebagai layaknya anak-anak pada umumnya. Kami sangat berterimakasih atas kerinduan pak Chris Wiluan yang ingin anak-anak di Batam maju semua sehingga berhasil merealisasikan kerjasama tiga pihak ini,” ungkap Dance.

Citra Mas Group, tambah Dance punya kerinduan membuka fasilitas belajar dan pendidikan bakat anak-anak jalanan dan anak kurang mampu di Batam, sama seperti Singapura yang sukses menyulap gedung parkir di Orchard Road menjadi tempat belajar dan berlatih, serta mengasah kreatifitas anak-anak Singapura. Mereka melatih kreatifitas mereka lewat tontonan yang dinikmati banyak pengunjung.

Pelaksanaan MoU ini sendiri ditandatangani Dance Wongkaren dari Yayasan Citra Mas, dengan pihak Chairman of Global Cultural Alliance Lee Suan Hiang, dan pihak RC disaksikan Kris Wiluan, Konsulat Bidang Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Singapura Dwi Kurnia Indrana Miftach. Turut hadir juga Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Kadisnaker Batam Rudi Sakyakirti, dan Kadishub Batam Rustam Efendi. (cha)