Iklan

batampos.co.id– DPRD Kota Batam meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kota Batam transparan masalah pendapatan dan bidang usaha dari BUMD. Di mana selama ini BUMD dinilai terkesan tertutup terkait pendapatan yang ditargetkan mendapat penghasilan Rp 1 miliar.

“Berbicara masalah untung yang ditargetkan tahun ini, yakni Rp 1 miliar, maka itu sangat kecil. Tetapi meski seperti itu, BUMD harus transparan mengenai jenos bisnis mereka dan siapa mitra mereka. Jadi jelas operasional mereka,” kata anggota komisi II DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sgalingging.

Ia mengatakan selama ini BUMD tidak pernah secara jelas dan terbuka mengenai core bisnis BUMD.

“Kalau memang berdagang apa yanh diperdagangkan. Kepada siapa dijual. Dan berapa banyak barang yang dijual,”tambahnya.

Bahkan menurutnya selama ini Pemko seakan setengah hati untuk membesarkan BUMD. Padahal seharusnya BUMD menjadi badan yang mampu menghasilkan mendapatkan PAD yang tinggi.

“Ini malah terbalik menurut saya. RSUD malah yang digenjot untuk mendapatkan duit banyak padahal itu adalah pelayanan. Sedangkan BUMD malah seperti diabaikan tetapi tetap beroperasi. Buktinya kan ada target pendapatan,” tambahnya.

Menurutnya, BUMD harus diperkuat dengan penambahan modal. Tentunya dengan catatan, BUMD harus transparan. (Ian)