batampos.co.id – Pemko Batam akhirnya membeberkan formasi 363 lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan dibuka pada 26 September bulan ini. Dari jumlah kuota tersebut, tujuh di antaranya merupakan jatah bagi pegawai honorer kategori II (K2).

Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018, setidaknya ada lima persyaratan bagi honorer K2 yang ingin mengikuti tes CPNS tahun ini.

Pertama, berusia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018 dan masih aktif bekerja terus-menerus sampai sekarang. Bagi honorer tenaga pendidik, minimal berijazah Strata 1 (S1) yang diperoleh sebelum pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013.

Sementara bagi honorer tenaga kesehatan minimal berijazah Diploma III (D3) yang diperoleh sebelum pelaksanaan Seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013.

Syarat berikutnya harus memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013. Dan terakhir memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selain tujuh kursi untuk jatah honorer, 363 kuota CPNS Pemko Batam tahun ini terbagi dalam tiga formasi lain. Yakni 197 untuk guru, 129 orang tenaga kesehatan, dan 30 kursi untuk tenaga teknis.

“Untuk informasi detail, kami akan umumkan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin, Selasa (18/9).

Pengumuman dan informasi detail CPNS ini bisa diakses di www.bkpsdm.batam.go.id atau www.mediacenter.batam.go.id.

Sementara pendaftarannya sendiri baru akan dibuka atau dimulai pada 26 September hingga 10 Oktober 2018.

Ia menyarankan warga yang berminat ikut tes CPNS untuk menyiapkan segala dokumen dan persyaratan yang diperlukan.

“Ada waktu sekitar tujuh hari,” ucapnya.

Ribuan Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan Engku Putri Batamcenter usai melaksanakan apel bersama. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Jefridin kemudian merinci masing-masing formasi lowongan CPNS yang dibuka tahun ini. Untuk 197 lowongan guru dibagi atas guru sekolah dasar S1 sebanyak 41 orang, guru agama Islam 38 orang, guru kewarganegaraan 16 orang, guru bahasa dan sastra Indonesia 21, guru bahasa Inggris 23 orang, guru matematika 24 orang, guru IPA 23 orang, guru IPS 11 orang.

Sementara lowongan untuk 192 tenaga kesehatan terdiri dari dokter umum 52 orang, dokter gigi 8 orang, dokter spesialis anestesia 2 orang, dokter spesialis kandungan 1 orang, dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, dan dokter spesialis radiologi 1 orang.

Kemudian apoteker 12 orang, kebidanan S1 3 orang, kebidanan D3 8 orang, S1 keperawatan 3 orang, kesehatan masyarakat 9 orang, D3 keperawatan gigi 5 orang, D3 rekam medik 3 orang, D3 kesehatan lingkungan 6 orang, D3 keperawatan 13 orang, dan lulusan D3 teknik laboratory 2 orang

Sedangkan untuk 30 lowongan tenaga teknis terdiri dari analis banguan dan perumahan sebanyak 1 orang, analis infrastruktur 2 orang, analis penataruangan tanah dan kawasan terpadu 1 orang, analis pengelolaan sumber daya air 1 orang, analis informasi sistem jaringan 4 orang, analis bangunan dan gedung 2 orang, dan penelaah mutu kontruksi sebanyak 2 orang.

Lalu tenaga teknis sebagai pengawas bangunan dan gedung 1 orang, pengawas fisik pemukiman 1 orang, pengawas jaringan utilitas 1 orang, dan pengawas jasa kontruksi 1 orang.

Jefridin menyebutkan, di dalam pengumuman juga akan dirinci terkait kuota 5 persen jalur khusus. Menurutnya, jalur khusus sudah termasuk dalam kuota 363 yang sudah ditetapkan Kemenpan RB. “Nanti akan diuraikan. Seperti dokter, jalur khusus berapa. Nanti termasuk lulusan cumlaude juga penyandang disabilitas,” imbuh dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, secara administratif Pemko Batam sudah siap menyambut penerimaan CPNS 2018. Kepada para peminat CPNS, ia berharap mempersiapkan diri untuk berkompetisi menjadi aparatur sipil negara.

“Jadi mereka yang lulus adalah mereka yang benar-benar memiliki komptensi, saya ingin sampaikan kepada peminat persiapkan diri,” ucap dia. (iza)

Advertisement
loading...