Iklan
Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) pusat, M Rohanuddin (tengah ) bersama Kepala RRI Batam, Rahma Djuwita dan undangan berfoto bersama pada peletakan batu pertama pembangunan gedung LPP RRI Batam di Belian Batamkota, Rabu (19/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) pusat, M Rohanuddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung LPP RRI Batam di Belian Batamkota, Rabu (19/9/2018) siang.

Peletakan batu pertama pendirian gedung LPP RRI Batam ini diharapkan dapat memberikan performa baru kepada masyarakat Kota Batam.

“RRI hadir untuk memberikan pencerahan ke masyarakat. Tetapi khusus untuk RRI di daerah perbatasan yakni di Batam ini memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar, memiliki tanggung jawab negara. Karena RRI Batam merupakan pengaman informasi,” ujar Rohanuddin, panggilan akrabnya.

Sehingga, lanjut Rohanuddin, budaya lokal itu harus ditumbuhkan, kemudian ada budaya barat itu juga perlu betul-betul disaring sedemikian rupa. Sehingga pertumbuhan budaya-budaya lokal harus tumbuh untuk mengajarkan ke anak didik yang nantinya menjadikan mereka generasi bangsa yang baik, menjadi generasi bangsa yang cinta tanah air dan merah putih.

Masih kata Rohanuddin, RRI yang ada di daerah perbatasan merupakan sebuah batas bagaimana mendedikasikan, memberikan siara ke masyarakat tentang hal yang menyejukkan, meneduhkan. RRI harus netral, tak boleh berpihak.

“Ini yang kami jaga dan bangun betul di penyiaran kami, yakni netralitas itulah yang akan membuat RRI makin dikenal seluruh kalangan masyarakat. Ini yang harus tetap kami pegang yakni, independensi penyiaran. Kami menyajikan program dialog yang meneduhkan, bukan yang membangun pertikaian,” terang Rohanuddin.

Sementara Kepala RRI Batam, Rahma Djuwita mengatakan, adanya pembangunan gedung baru RRI Batam ini, tentunya akan lebih memberikan semangat pada angkasawan-angkasawati RRI Batam untuk terus berkarya melakukan inovasi-inovasi program yang memang dibutuhkan masyarakat Batam.

“Hari ini tertoreh sejarah bahwa angkasawan-angkasawati RRI Batam mendapatkan kado istimewa, yakni gedung baru sendiri yang sudah lama kami impikan,” ujar Rahma mengakhiri. (gas)