foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) mengurangi biaya pemeliharaan alat kesehatan (Alkes). Dewan berharap pengurangan pemeliharaan Alkes ini tidak akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

“Saya tidak ingat berapa anggaran untuk pemeliharaan Alkes tersebut. Tetapi intinya pelayanan tidak boleh terganggu,” kata anggota komisi IV DPRD Batam,Aman, Rabu (19/9/2018).

Aman mengaku, komisi IV DPRD Kota Batam mengatakan sebagai lembaga yang harus mengutamakan pelayanan, RSUD tak boleh menjadikan defisit sebagai alasan untuk mengurangi pelayanan.

“Kalau memang anggaran itu sudah dikurangi, tak apa. Yang penting, pelayanan kesehatan jangan sampai terganggu,” katanya.

Uba Ingan Sigalingging, anggota komisi II DPRD Batam juga menegaskan, bahwa RSUD harus mengutamakan pelayanan. Bukan untuk menggenjot pendapatan.

“Jadi yang harus diperkuat adalah pelayanannnya. RSUD itu bukan BUMD. Tetapi tujuan utama adalah memberikan pelayanan medis terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu,Direktur RSUD Embung Fatimah, Any Dewiyana mengaku bahwa pengurangan anggaran perawatan alkes ini tidak akan berpengaruh terhadap pelayanan. “Insyaallah tidak,” katanya.

Meski demikian, Any tidak mau menyampaikan berapa pengurangan anggaran yang akan dibahas di APBD Perubahan ini. (ian)

Advertisement
loading...