Selasa, 14 April 2026

Dikubur 22 Tahun Lalu, Jasad Samsudin masih Utuh

Berita Terkait

Imbas dari proyek pembangunan Jalan Tol, Ratusan Makam di TPU Kumpi Saribah, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat dipindah. (Wildan Ibnu Walid/ JawaPos.com)

batampos.co.id – Kuburan Samsudin dibongkar. Rupanya jasadnya masih utuh meski telah 22 tahun dikubur.

Keluarga dan tetangga Samsudin kaget.

Menurut adik iparnya, Marlina, Samsudin sudah meninggalkan istri dan anak yang masih dalam kandungan berusia 6 bulan lebih sejak 1996.

Menurutnya, keluarga tak menyangka jenazah Samsudin tidak rusak. Semasa hidup, kata Marlina, anak pertama dari lima bersaudara itu seorang yang penurut kepada orangtua dan berlaku baik kepada semua orang.

“Kakak ipar saya orangnya baik, sama orangtua nurut, kalau ke keluarga juga peduli. Samsudin meninggal sudah 22 tahun lalu,” ujar Marlina kepada JawaPos.com, Jumat (21/9).

Samsudin meninggal pada usia 24 tahun, beberapa bulan setelah menikah. Dia mengisahkan, kakak iparnya itu menghembuskan nafas terakhir saat berangkat kerja dari rumahnya di Gang Haji Ponim, RT 01/01 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Di tengah perjalanan, Samsudin yang berusia 24 tahun saat itu mengalami kecelakan di tengah jalan di daerah Ciawi, Tajur, Bogor. Samsudin bekerja di Bogor anter-anter barang. Meninggal karena kecelakaan. Mau berangkat kerja di Ciawi, Tajur, Bogor.

“Semasa hidupnya dia menerima apa adanya. Kami sekeluarga iklas dengan kepergian Samsudin. Dia anak yang baik,” ujar Marlina.

Pemindahan ratusan jenazah TPU Kumpi Saribah, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok tersebut akibat adanya proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari).

Hingga saat ini, proses pemindahan jenazah masih berlangsung. Pemindahan jenazah tidak jauh dari tempat pemakaman sebelumnya.

(wiw/JPC)

Update