batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengaku sudah membetuk tim patroli cyber guna mengungkap kasus pelanggaran saat masa kampanye hingga pemilu mendatang di Kota Batam. Ia mengakui, jika perkembangan teknologi dan informasi saat ini semakin berkembang. Sehingga, polisi juga harus mengimbangi perkembangan teknologi yang semakin berkembang.

“Para pelaku sudah menggunakan teknologi yang cukup canggih jadi kita lakukan patroli cyber untuk mengungkap pelanggaran tersebut. Kami disini juga sudah punya tim khusus untuk patroli cyber ini,” kata Hengki.

Dijelaskannya sejauh ini tim Patroli Cyber Polresta Barelang memantau seluruh konten di media sosial yang menyebarkan berita hoax, menyebar fitnah maupun menyebarkan profokasi hingga terjadi perpecahan. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terkait dengan hal tersebut karena sudah menjadi tugas pihak kepolisian dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Jika ada ditemukan yang mencurigakan, kami akan lanjutkan penyelidikan di lapangan. Kami akan tetap bekerja semaksimal mungkin dalam mengungkap apa saja bentuk provokasi maupun berita hoax ditengah masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, kepada masyarakat Kota Batam yang juga menjadi korban berita hoax maupun mengetahui adanya postingan provokasi dipersilahkan untuk membuat laporan ke Polresta Barelang. Ia menegaskan, Polresta Barelang sendiri sudah mempersiapkan diri dalam menciptakan pemilu yang aman dan damai tanpa gangguan dari oknum tak bertanggung jawab.

“Setiap pelanggaran ada sanksinya dan sudah kita persiapkan semuanya dalam menjalankan tugas dalam pemilu nanti. Saya berharap semua pihak untuk bisa saling menghargai antara satu dengan yang lainnya,” imbuhnya. (gie)

Advertisement
loading...