Iklan
Pasien perdana operasi bypass RSAB Batam, Takdi (tengah) didampingi dr Viktor Jesron Nababan Sp.BTKV (lima kiri) dan tim dokter operasi bypass lainnya saat pengenalan operasi bypass ke publik di RSAB Batam, Sabtu (22/9). F. Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos

batampos.co.id – Operasi pintas jantung koroner atau lebih dikenal dengan istilah operasi Bypass Jantung Koroner berhasil diselesaikan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Sabtu (15/9). Operasi ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Kepri melalui RSAB Batam. Atas keberhasilan itu RSAB Batam secara resmi memperkenalkan operasi Bypass ini ke publik, Sabtu (22/9).

Direktur RSAB Batam dr.Widya Putri,MARS mengatakan, operasi ini merupakan salah satu implementasi visi RSAB yaitu mewujudkan RSAB menjadi rumah sakit unggulan dibidang penyakit jantung dan pembuluh darah di Sumatera (Kepri dan Jambi). Diharapkan dengan penambahan layanan ini dapat mempermudah pasien jantung untuk bisa secepatnya mendapatkan tindakan operasi jantung.

“Sehingga pasien khususnya di Kepri tidak perlu lagi keluar kota atau keluar negeri,” kata Widya.

Menurutnya, dalam penanganan pasien untuk tindakan operasi Bypass melibatkan dokter spesialis jantung, spesialis bedah thorax kardiovaskuler, spesialis anestesi, spesialis anestesi kardiovaskuler, spesialis rehap medik dan dokter perfusionist.

Dokter bedah thorax dan kardiovaskuler RSAB Batam, dr Viktor Jesron Nababan Sp.BTKV menambahkan, tindakan operasi Bypass perdana terhadap pasien Takdi berlangsung dari pukul 11.30 WIB sampai dengan 15.00 WIB. “Selama proses operasi tersebut dapat berjalan sesuai prosedur tanpa ada kendala. Hal ini didukung oleh kerjasama tim dokter yang baik,” ucap dr Viktor.

Ia menjelaskan, operasi Bypass dalam istilah medis disebut coronary artery bypass grafting (CABG) adalah salah satu operasi jantung terbuka. Tindakan medis ini dilakukan untuk mengembalikan aliran darah k otot-otot jantung melalui pembulu darah arteri lain yang tidak tersumbat.

Sesuai dengan arti kata bypass yaitu mencari jalan alternatif lain apabila jalan utama ditutup, demikian juga dengan operasi bypass jantung. Dimana dokter menggunakan aliran pembulu darah lain agar otot-otot jantung tetap mendapatkan asupan oksigen karena pembuluh darah arteri koroner tersumbat.

Viktor menjelaskan, pembuluh darah arteri atau vena sehat yang berasal dari organ tubuh lain dipindahkan sebagian untuk menggantikan fungsi pembuluh darah arteri koroner tersumbat. “Biasanya yang digunakan adalah pembuluh darah vena yang berasal dari kaki,” tutur dia. (rng)