batampos.co.id – Keliling Kota Semarang, kini, semakin mudah dan menyenangkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali meluncurkan bus tingkat khusus untuk turis yang ingin berkunjung ke sejumlah destinasi wisata. Disebut Si Denok. Armada ini melengkapi keberadaan bus Si Kenang yang sudah mengaspal sejak 2017. Denok dan Kenang adalah nama yang dipakai untuk pasangan duta pariwisata di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bus Si Denok merupakan sumbangan program corporate social rensponsibility (CSR) dari CIMB Niaga. Bus diserahkan Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan kepada Pemkot Semarang saat peringatan Hari Perhubungan Nasional di halaman Balai Kota setempat, Rabu (26/9/2018).

“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih. Akhirnya Si Kenang Bus Wisata yang saat ini sudah ada, bisa ditemani dengan pasangannya. Yakni, Si Denok,” ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Si Denok didominasi warna merah. Kapasitasnya 53 seat dengan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Seperti TV LED, CCTV, WiFi, serta fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Bus Si Denok terparkir di halaman Balai Kota Semarang, Rabu (26/9/2018). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Sebelum Si Denok ada, bus wisata gratis milik Pemkot Semarang hanya satu unit. Hendi pun bersyukur dengan adanya tambahan bus, sehingga mampu mengakomodir perjalanan para wisatawan.

“Kebutuhan terhadap bus wisata tingkat ini luar biasa. Masyarakat terus mendesak supaya Pemkot Semarang melakukan pengadaan lagi. Tapi kami tahu di anggaran perubahan, APBD kami defisit,” terang Hendi.

Hendi menambahkan, hal ini menjadi bukti bahwa perkembangan pariwisata di Kota Atlas memperoleh dukungan dari semua pihak. Tak hanya pemerintah, tapi juga swasta yang rela secara cuma-cuma menyumbangkan sarana transportasi.

Sementara itu, Tigor M. Siahaan menyampaikan bahwa ini bukan pertama kali perusahaannya memberikan bus kepada pemerintah. Pada 2016, ada tiga unit bus yang disumbangkan ke Pemprov DKI Jakarta.

Dia berharap dengan adanya Si Denok, animo para turis untuk menjelajahi spot pariwisata di berbagai sudut Kota Semarang akan meningkat. “Ini bukti kami mendukung sarana transportasi publik bagi wisatawan di ibu kota. Tak hanya Jakarta, tapi di berbagai wilayah tanah air,” paparnya.

(gul/JPC)