
F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menilai pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum ada yang cocok mengurus pariwisata. Maka dari itu, mencari pejabat definitif untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang kosong harus melewati mekanisme lelang jabatan.
“Eselon dua yang ada, kayaknya enggak masuk menurut saya, makanya perlu lelang,” kata Rudi, kemarin.
Mencari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan mekanisme lelang memberi kesempatan pada eselon tiga untuk naik ke eselon dua dan memenuhi syarat menempati pimpinan kepala dinas.
“Ini namanya promosi. Sebenarnnya, kalau ada eselon dua (yang cocok) tak perlu lelang, bisa langsung geser,” imbuhnya.
Ia menegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Batam kini dipercayakan kepada Sekretaris Disbudpar Ardiwinata. Jabatan Kepala Disbudpar kosong pasca pengangkatan Pebrialin menjadi Assisten Ekonomi Pembangunan (ekbang) Pemko Batam.
“Plt-nya Ardiwinata, suratnya sudah di saya,” tambah dia.
Rudi mengatakan, kepala daerah punya kewajiban melakukan kaderisasi termasuk mempersiapkan sumber daya untuk posisi jabatan tertentu. Termasuk soal sekretaris dinas maupun plt yang menurutnya punya lebih besar menajdi pucuk pimpinan OPD.
“Jadi tak boleh mendadak, sewaktu-waktu dia naik dia siap,” ucap Rudi belum lama ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Batam M Sahir menyebutkan, pihaknya telah menyurati Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan proses lelang jabatan.
“(Tahapan lelang) akan segera diumumkan setalah dapat restu KASN,” pungkasnya. (iza)
