
batampos.co.id – Persoalan banjir yang sering terjadi di Simpang Kabil akan ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera). Kementerian ini akan membangun gorong-gorong di Simpang Kabil dalam waktu dekat.
“Dengan pembangunan gorong-gorong oleh Kemenpu-Pera, saya berharap tidak terjadi lagi genangan air di Simpang Kabil ketika hujan turun,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto, Kamis (28/9/2018).
Pembangunan gorong-gorong ini ditandai dengan penempatan box culvert di Simpang Kabil. Untuk anggarannya, Kemenpu-Pera mengambil dana sekitar Rp 300 miliar.
Pembangunan gorong-gorong ini juga menjadi tonggak awal dalam proyek pembangunan jembatan layang atau flyover Simpang Kabil.
“Setelah gorong-gorong selesai, maka dilanjutkan dengan kegiatan lelang flyover (jalan layang) 2019. Untuk pembangunannya diperkirakan pada tahun 2020 atau 2001,” katanya.
Eko sangat berharap pemerintah pusat mau menganggarkan dana untuk membangun flyover lagi di Batam.
“Batam masih butuh beberapa flyover lagi. Kita berharap pembangunan flyover kedua di Simpang Kabil bisa dilaksanakan,” ucapnya.
Pada awalnya, pembangunan flyover di Simpang Kabil semula direncakan dikerjakan pada tahun ini. Namun terpaksa ditunda, karena waktunya berdekatan dengan proses akhir pembangunan flyover Simpang Jam.
“Simpang Kabil tahun lalu sudah kita programkan tapi karena bersamaan dengan Simpang Jam, kita tunda dulu (pekerjaan pembangunan),” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimoeljono, saat berkunjung ke Batam, beberapa waktu lalu. (leo)
