
batampos.co.id – Penyelenggaaan tiga event besar otomotif Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri tinggal menunggu hitungan hari. Tepatnya 6-7 Oktober mendatang Kejurda Drag Bike, Kejurda Drag Race, dan Kejurnas Drag Bike akan digelar di Sirkuit Non Permanen (NP) Temenggung Abdul Jamal.
Kabid Roda Dua IMI Kepri Willy Otra menjelaskan jika Kejurnas Drag Bike putaran 10 Regional 1 Sumatera, Kejurda Drag Bike, dan Kejurda Drag Race IMI Kepri 2018 akan memperebutkan Piala Kepala BP Batam. “Selain itu juga memperebutkan total hadiah Rp 170 juta,” ujar Willy, Sabtu (29/9).
“Dan panitia telah menerima uang hadiah yang diperuntukkan bagi pemenang tiap kelas. Saya selaku CEO Barelang Motor Sport (BMS) menyerahkan secara langsung uang hadiah pada Ketua Panitia Jailani,” tegas Willy.
Terkait dengan persiapan penyelenggaraan, Willy menjelaskan jika saat ini persiapan sudah mendekati akhir. Setidaknya 90 persen persiapan telah dirampungkan.
“Tinggal pembuatan sirkuit dan pemasangan pagar. Insya Allah tim logistik BMS selaku penyelenggara secepatnya akan menyiapkan lebih awal. Selasa (2/10) depan, arena sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal akan selesai,” tuturnya.
Willy juga menjelaskan jika pendaftaran peserta akan dibuka mulai Senin (1/10) hingga Kamis (4/10) di Empek-empek Pak Raden, Baloi. “Sedang untuk pendaftaran di Sirkuit Temenggung Abdul Jamal akan dibuka Jumat (5/10),” urai Willy.
Sedang trofi, lanjut Willy, pekan depan sudah sampai di Batam, berikut dengan hadiah untuk juara umum Kejurda Drag Bike berupa satu unit sepeda motor. “Selain trofi dan uang tunai, pemenang akan mendapatkan hadiah lain yang dipersiapkan oleh sponsor kejuaraan, seperti velg, knalpot, cat, dan lain sebagainya,” katanya.
Untuk Kejurnas Drag Bike putaran 10 regional Sumatera, adalah seri terakhir atau final kejurnas. Dimana pemenang atau peraih poin tertinggi akan menjadi wakil Sumatera untuk berlaga di babak Grand Final Indonesia.
“Pemenangnya akan berangkat mewakili Sumatera ke babak grand final Indonesia yang digelar di Sirkuit Stadion Bung Tomo, Surabaya, November mendatang. Semua ditanggung oleh sponsor Kejurnas,” terang Willy.
Untuk diketahui, dalam penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike hingga putaran 9, dua pembalap tengah bersaing ketat. “Dua pembalap itu adalah pembalap asal Bangka Belitung dan Kepri,” ujarnya.
“Dan selisih poin kedua pembalap itu sangat tipis. Sehingga siapa pun yang menang dalam di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal akan mewakili Sumatera berlaga di Surabaya,” seru Willy.
Untuk Kejurnas Drag Bike putaran 10 regional 1 Sumatera akan dipertandingkan empat kelas, yakni DB1 hingga DB 4. “Jadi, peraih poin tertinggi di kelas DB 1 hingga DB 4 akan mewakili regional 1 Sumatera di babak Grand Final Indonesia Drag Bike,” jelas pria yang dijuluki sebagai Dorna Kepri ini.
Sabtu (6/10), akan digelar dua event, yakni Kejurda Drag Bike dan Kejurnas Drag Race. Kejurnas Drag Race, akan mempertandingkan tujuh kelas dengan total hadiah sebesar Rp 30 juta. “Juga diberikan hadiah bagi juara umum tim dan juara umum poin tertinggi,” ujar Willy.
Sementara dalam Kejurda Drag bike dipertandingkan enam kelas SP IMI Kepri. Kejurda Drag Bike ini memperebutkan total hadiah Rp 30 juta. “Juga akan dimainkan kembali di keesokan harinya untuk mencari juara umum SP IMI Kepri,” katanya.
“Jadi, poin di hari Sabtu akan ditambahkan dengan hari Minggu untuk mencari juara umum kelas SP,” urai Willy.
Kejurnas Drag bike sendiri akan memperlombakan lima kelas kejurnas DB 1 hingga DB 4akan di buka kelas. Ditambah dengan 15 kelas SP IMI Kepri
yang terdiri dari delapan kelas poin dan tujuh kelas lokal kepri. “Minggu (7/10) akan memperebutkan total hadiah Rp 110 juta ditambah satu unit sepeda motor untuk delapan kelas point yang diperoleh Sabtu dan Minggu,” paparnya.
“Selain itu, event ini juga akan dipandu oleh MC nasional Arissandro dari Jambi,” kata Willy.
Sementara itu, Ketua Umum IMI Kepri Usep RS mengatakan jika panitia juga menyiapkan bantuan transportasi lokal kepri bagi peserta dari Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun. “Selain itu, kejurnas ini diikuti oleh tim dari Babel, Riau, Sumut, Sumbar, Sumsel, dan Kepri,” ungkap Usep.
“Event ini sangat spesial karena final region 1 Sumatera. Sehingga panita harus matang mempersiaopkan gelaran ini. Dan saya percaya tim panitia yang dibentuk oleh BMS,” tuturnya
Usep juga menghimbau agar para pembalap Kepri mau ikut serta dalam kejuaraan ini. “Ini adalah moment untuk menambah jam terbang dan menimba ilmu dari pembalap nasional region 1 Sumatera,” imbaunya.(yan)
