Selasa, 14 April 2026

Jika Program Bagus, Pemko Batam akan Tambah Modal BUP

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memungkinkan akan menambah modal PT Pelabuhan Batam Indonesia (PBI) – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam. Hal ini dilakukan jika BUP kedepan memiliki rencana usaha yang potensial untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau memang usahanya menjanjikan untuk nambah PAD, kenapa tidak,” kata Ketua Tim Anggaran Pemko Batam yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, kemarin.

Selain mempertimbangkan program direksi, rencana tersebut sangat tergantung kemampuan keuangan daerah dan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.

“Soal anggaran ya harus ke DPRD dulu,” imbuhnya.

Sekadar diketahui jabatan direksi BUP Batam tengah dilelang. Bahkan seleksi sudah dua kali dilakukan namun tidak ada peminat satupun. Tidak adanya peminat inilah yang rencananya Pemko Batam akan ke Kementrian dalam Negeri guna meminta arahan apakah bisa ditunjuk langsung.

“Karena belum ada yang terpilih, sekarang kami buka lagi, ini lelang ketiga,” ungkap dia.

Soal penunjukan langsung, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku tidak paham. Ketika ditanya apakah dirinya telah mempersiapan calon khusus, Rudi hanya menggeleng. Tetapi ia mengaku ingin betul-betul mencari sumber daya manusia yang mumpuni untuk memimpin BUP. “Kasih saran ke saya kira-kira siapa yang bagus . Bantu saya,” ucap Rudi.

Sementara terkait modal, BUP awal dibentuk 2014 Rp 2 miliar. Sayang bukannya menambah deviden bagi daerah, modal berkurang hingga 50 persen.

“Saya lupa angka persisnya, sekarang tersisa 1 komaan (Rp 1 miliar lebih),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris Utama (Komut) PT PBI-BUP, Abdul Malik, kemarin.

Soal besaran ini, informasi yang didapatkan Batam Pos, modal BUP hanya tersisa Rp 1,1 miliar karena terkuras biaya operasionalisasi.

“Iya, kayaknya sekitar itu,” tambah dia.

Malik menyebutkan, BUP memang tidak memiliki kegiatan. Maka tidak heran sumbangsih badan usaha tersebut ke pendapatan daerah tidak ada.

“Kegiatannya tak ada, yang jelas tidak ada deviden dari BUP, setahu saya yang ada deviden hanya PT Pembangunan (BUMD Batam),” pungkasnya. (iza)

Update