Jumat, 1 Mei 2026

Pembobol Jok Sepeda Motor Intai Warga yang Berolahraga

Berita Terkait

Anak-anak ditemani orangtuanya bermain ditaman terbuka di SP Plaza, Sagulung. Taman terbuka ini selalu ramai dikunjungi oleh warga Batuaji dan Sagulung. fasilitas bermain dan olahraga lengkap membuat semakin ramai warga datang. Warga berharap taman terbuka seperti ini dibuat oleh Pemko Batam. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Lapangan kosong samping kawasan SP Plaza Mall, Sagulung menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Lahan tersebut kerap dijadikan lokasi olahraga warga saat pagi dan sore hari.

Warga berbondong-bondong ke sana sebab di Batuaji dan Sagulung minim ruang terbuka hijau atau taman bagi warga untuk berolahraga ataupun sekedar santai. Keramaian warga ini jadi peluang tersendiri bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan aksi mereka mulai dari pemalakan hingga pencungkilan jok kendaraan bermotor.

“Yang sering terjadi itu pencungkilan jok sepeda motor. Kalau pemalakan paling malam hari karena banyak juga orang nongkrong hingga larut malam,” Nofri, pedagang kaki lima di lokasi keramaian itu, Minggu (30/9/2018).

Korban terakhir dialami oleh Siska Rauli Butar-Butar. Wanita 36 tahun itu harus kehilangan ponsel dan dompet yang berisikan sejumlah uang dan dokumen pribadi saat dia lari pagi di lokasi lahan kosong tersebut, Sabtu (29/9) pagi. Jok sepeda motornya yang parkir dekat lahan kosong itu dibobol.

“Dompet dan hape saya taruh di jok karena saya jogging takut jatuh kalau koceh di celana,” ujarnya.

Aksi pencongkelan jok sepeda motornya itu tak berlangsung lama sebab saat lari satu putaran dia sudah mendapati jok sepeda motornya kebobolan.

“Sepertinya sudah mantau mereka. Bentar saja ditinggali langsung hilang,” ujarnya.

Kapolsek Sagulung AKP Yudha Surya Wardana saat dikonfirmasi lebih menekan nada himbauan. Dia berharap agar masyarakat lebih waspada lagi kedepannya. Jikapun untuk berolahraga sebaiknya tinggalkan barang berharga dirumah. Begitu juga malam hari agar tidak ngongkrong hingga larut malam yang bisa mengundang aksi kejahatan.

“Lokasi tersebut memang rawan, makanya kami himbau terus agar masyarakat lebih sadar untuk memperhatikan keamanan diri dan barang-barangnya. Kami selalu patroli dan mengawasi tapi tidak setiap saat selalu ada disitu,” ujar Yudha.

Kepada pihak pengelolah pusat perbelanjaan itu Yudha juga berharap agar memperhatikan keamanan pengunjungnya sekalipun itu warga yang berolahraga atau santai di sekitar lokasi tersebut.

“Sekuriti di sana juga sudah kami koordinasi agar lebih maksimal lagi mengawasi keamanan pengunjung mereka,” ujar Yudha. (eja)

Update