batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengakui saat ini masih mengalami kekurangan tenaga guru. Meskipun begitu Disdik memutuskan tidak akan menambah tenaga guru honorer tahun ini.
“Tak ada lagi kami tambah,” kata Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Senin (1/10/2018).
Ia mengatakan tahun ini ada penerimaan Pegawai Kontrak Pemerintah (P3K) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Iya infonya ada tahun ini. Menteri bilang mau buka seleksi P3K,” sebutnya.
Sebelumnya Disdik juga mengajukan penambahan guru melalui pembukaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tengah berjalan saat ini. Dari 800 usulan, pusat mengabulkan 204 kuota.
“Alhamdulilah untuk CPNS kami dapat. Tinggal yang P3K ini. Kalau diberikan kesempatan kita ingin usulkan jumlah yang sama ke Kemendikbud,” bebernya.
Ia menjelaskan, P3K merupakan Aparatur Sipil Negara, meski bukan Pegawai Negeri Sipil. P3K menerima semua hak ASN, kecuali pensiun.
“ASN itu selain yang PNS juga ada P3K, bedanya P3K tidak ada dapat uang saat pensiun nanti, kalau haknya yang lain sama,” ujar pria yang pernah menjadi tenaga pendidik ini.
Untukitu, dengan adanya penambahan di dua jalur tersebut, Hendri berharap kekurangan tenaga guru bisa terpenuhi sehingga honorer tidak ditambah lagi.
“Honorer yang ada saat ini itu yang lama semua. Kalau baru kami tidak rekrut lagi. Semoga P3K segera diumumkan juga,” ujar Pria kelahiran Dabo Singkep 19 juli 1967 ini.
Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jepridin menyebutkan saat ini jumlah tenaga guru mencapai dua ribu orang. Untuk itu, Pemko tidak akan membuka penerimaan untuk tahun ini.
“Kami manfaatkan yang ada dulu. Kan ada CPNS ini,” sebutnya.(yui)
