batampos.co.id – Masyarakat mengeluhkan debu akibat dampak proyek perlebaran Jalan Laksamana Bintan, Seipanas hingga Bengkong. Debu makin parah setelah adanya pemasangan gorong-gorong atau pelintasan air di Bengkong Indah.
Tak hanya dinilai menganggu pernafasan warga sekitar atau pengendara yang melintas, pengerjaan proyek itu juga membuat sejumlah pedagang menutup usaha makanan mereka.
Andie, salah seorang warga mengaku terpaksa menutup usaha warung makananya karena pengerjaan proyek tersebut. Jalur jalan ke tempat usahanya terputus. Ditambah debu karena aktivitas pelebaran jalan.
“Biasanya pembeli parkir di pinggir jalan, tapi sejak perbaikan jarang ada yang beli. Banyak debu, mending saya tutup daripada rugi,” tuturnya.
Namun ia mendukung proyek pelintasan air tersebut. Sebab, selama ini kawasan tersebut rawan banjir. Bahkan sempat memutus akses jalan di daerah tersebut karena tingginya air. “Mudah-mudahan tak banjir lagi setelah pembangunan gorong-gorong ini,” ucapnya.
Senada dikatakan Daiyadi. Pria 43 tahun itu mengaku cukup terganggu atas pe-ngerjaan proyek tersebut. Apalagi pengerjaan proyek tersebut terkesan lambat.
“Harusnya pemerintah bisa cepat, karena ini lokasi padat penduduk. Sekitar 70 persen usaha masyarakat ya makanan. Kalau debu gini kasihan yang jualan makanan dong,” imbuhnya.
Tak hanya itu, aktivitas pengerjaan proyek juga banyak menimbulkan debu. Bahkan hal itu dikhawatirkan dapat menganggu pernafasan warga. “Debu ini tak hanya dirasakan warga sekitar tapi juga pengendara. Debunya tebal banget,” kata Daiyadi.
Di sisi lain, ia tak menampik pelebaran itu akan membuat kondisi kawasan tersebut lebih baik lagi. Karena jalan yang sempit akan diperlebar, mengingat jumlah lalu lalang kendaraan cukup padat. “Paling tidak pihak terkait menyiram air usai pengerjaan, apalagi saat cuaca panas begini,” jelasnya.
Sayangnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kota Batam, Yumasnur belum bisa dikonformasi terkait keluhan warga terhadap debu yang ditimbulkan dari proyek tersebut. Dihubungi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat juga belum mendapat tanggapan. (gie/she)
