
batampos.co.id – Progres pembangunan gedung baru Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam sudah mencapai 90 persen. Gedung baru ini akan menjadi tempat untuk melayani peserta umum maupun BPJS Kesehatan serta klinik eksekutif.
“Progresnya sudah 90 persen. Gedung baru ini nanti berfungsi sebagai gedung rawat inap baru dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan RSBP kepada masyarakat,” kata Direktur RSBP Batam Sigit Riyanto, Jumat (6/10).
Gedung baru ini memiliki delapan lantai dan total ruangan sebanyak 85. Khusus untuk klinik eksekutif, Sigit mengatakan pelayanan baru ini dikhususkan untuk para manajer pabrik dan petinggi-petinggi perusahaan yang butuh layanan khusus.
“Kalau mereka menunggu di klinik biasa, pasti lama. Makanya dibuat jadi klinik eksekutif supaya mereka bisa lebih nyaman saja,” paparnya.
Untuk jumlah dokter, Sigit mengatakan RSBP punya 40 dokter spesialis dan 15 dokter umum.
Proyek pembangunan RSBP sudah dimulai sejak zaman Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro. Proyeknya memakan waktu pengerjaan hingga 28 bulan dengan nilai proyek mencapai Rp 213,5 miliar. Total luas lahan yang dipakai mencapai 25.841 meter persegi.
Gedung baru ini merupakan upaya dilakukan untuk membudidayakan aset BP. Dan selain itu juga untuk menambah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari RSBP.(leo)
