Rabu, 22 April 2026

LAZ MAB Terus Bantu Korban Gempa dan Tsunami

Berita Terkait

Direktur LAZ Masjid Agung Batam, Syarifuddin bercengkerama dengan anak korban gempa Palu.

batampos.co.id – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Masjid Agung Batam terus mengerahkan bantuan kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Dongala, Sulawesi Tengah. Direktur LAZ Masjid Agung Batam, Syarifuddin mengatakan saat ini bantuan tersebut dipusatkan di desa Sibera, Kabupaten Sigi, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Di wilayah ini kami mendirikan posko untuk 650 jiwa,” ujar Syarifuddin, Minggu (7/10).

Dia mengatakan LAZ Masjid Agung Batam sendiri siap merespon terjadinya bencana di tanah air, yakni dengan turun langsung ke wilayah bencana serta mengerahkan tim medis dan logistik berupa makanan, susu bayi, kebutuhan perempuan, dan lain sebagainya.

“Saya dan tim turun langsung. Kami di sini bahu membahu membantu masyarakat,” katanya.

Bahkan mereka juga menjadi relawan untuk anak-anak korban bencana dengan memberikan pelayanan pemulihan trauma atau trauma healing seperti membacakan cerita, menggambar, mengaji, bermain dan lain sebagainya.

“Penting bagi anak-anak untuk mendapatkan pemulihan pasca bencana,” katanya.

Tak hanya fokus itu saja, LAZ MAB juga mendirikan dapur umum, pengadaan air bersih bagi ratusan pengungsi juga mengadakan fasilitas penerangan berupa dua genset untuk menerangi tenda-tenda pengsungsi. Bahkan tim gabungan dari LAZ MAB dan Al-Azhar membangun fasilitas umum yakni MCK.

“Untuk air bersih kami bangun sambungan pipa dari sungai yang tak jauh dari posko,” jelasnya.

Saat ini, kondisi di wilayah itu masih belum stabil. Gempa susulan masih sering terjadi namun dengan skala kecil. “Warga masih ada yang takut dan lari berhamburan saat ada gempa,” ucapnya.

Sementara itu, sampai saat ini LAZ MAB masih membuka donasi bagi warga Palu dan Donggala. Ia mengimbau kepada seluruh warga Batam untuk bisa berpartisipasi untuk membantu korban gempa dan tsunami Palu dan daerah Donggala.

“Ya ini momen untuk berbagi antar sesama. Meringankan beban saudara kita. Selain doa mereka juga membutuhkan uluran tangan kita semua,” jelasnya. (une)

Update