batampos.co.id – Bencana gempa dan tsunami di kota Palu, Donggala dan wilayah lain di Sulawesi Tengah, menjadi duka bagi Indonesia. Lebih dari 1600 jiwa melayang akibat musibah tersebut.
Banyak pihak yang merasa terpanggil untuk membantu para korban di sana, tak terkecuali dari kelompok pemuda Persatuan Kekeluargaan Indonesia Timur (Perkit) di Kepri. Mereka bersatu padu turun kejalan mengumpulkan dana dan pakain layak pakai.
“Sudah 10 hari terakhir ini kami turun ke jalan untuk aksi galang dana dan juga mengumpulkan pakain layak pakai dari keluarga pemuda Perkit di Kepri,” ujar ketua pemuda Perkit Kepri Moody Arnold Timisela, Senin (8/10).
Hasilnya mereka telah mengumpulkan sejumlah uang dan puluhan karung pakain layak pakai. Uang dan pakain itu sudah diberangkatkan ke Palu dan Donggala oleh perwakilan pemuda Perkit, Minggu (7/10) lalu.
“Kami juga bawa serta tim medis sebanyak tujuh orang dan obat-obatan. Nanti diserahkan ke koordinator penangana bencana di sana,” ujar Arnold.
Aksi sosial peduli Palu dan Donggala itu merupakan aksi gabungan dari pemuda Perkit dewan pimpinan daerah (DPD) Kepri dan dewan pimpinan cabang (DPC) kota Batam. (eja)
