
foto: batampos.co.id / cecep mulyana
batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah intens memasang tapping box (perekam data).
Sistem online ini dilakukan seiring upaya peningkatan pendapatan daerah dengan meminimalisir potensi kehilangan (lost).
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah menyebutkan, menyukseskan program ini, ada lima tim yang diturunkan.
“Per tim targetnya tiga wajib pajak perhari, selama lima hari,” kata dia.
Dengan demikian, lanjut dia, target di akhir Oktober akan terpasang hingga 250 alat. Target ini meningkat 50 alat dari target sebelumnya hanya 200 alat.
“Kami berusaha maksimal. Malahan sabtu dan minggu (hari libur) kami lakukan survey dan pemasangan juga,” ucapnya.
Seiring usaha dari BP2RD ini, ia meminta masyarakat turut andil agar selalu menanyakan dan meminta bukti dari pembayaran pajak yang diselipkan dalam pembayaran layanan maupun jasa.
Untuk diketahui, untuk beberapa pajak, seperti hiburan juga restoran, pembayar pajak di sini sejatinya masyarakat selaku konsumen, sementara pelaku usaha membantu daerah guna memungut pendapatan tersebut untuk diteruskan ke kas daerah.
“Kontrol masyarakat perlu agar pajak tepat sasaran. Seperti kata Pak coki (Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan KPK Adliansyah Malik Nasution, red) jangan sampai WP buka cabang baru dari uang setoran pajak masyarakat,” papar dia.
Ia mengatakan, hingga Senin (8/10) sore ada 150 usaha yang telah terpasang tapping box. “Untuk sementara kami fokus ke hotel dan restoran yang jumlah pajaknya besar. Sembari pajak parkir dan hiburan juga tetap jalan,” imbuhnya.
Kemarin, tim yang telah terbagi bekerja dari pelaku usaha satu ke yang lain. Bersama vendor, dalam hal ini Bank Riau Kepri memasang alat yang dimaksud. Seperti yang dilakukan oleh tim lima di Swiss Inn Hotel Baloi, BCC Hotel juga Aston.
Tim meminta akses data base kepada WP. Dalam hal ini data yang diminta yang read only (hanya bisa dibaca), selain itu user dan pasword juga diminta. Kemudian, jaringan akan dihubungkan ke server di BP2RD
Tidak semua jenis trasaksi diambil databasenya, jika di hotel, yang tidak diambil karena tidak kena pajak seperi laundry. Yang bisa diambil adalah tarif dari restoran dan sewa kamar.
Dikatakan Raja, alat yang terpasang tidak bisa dilepas tanpa alasan yang pasti. Jik terputusa baik disengaja maupun tidak, alarm akan berbunyi.
“Ada persoalan tim akan cek,” pungkansya. (iza)
