
batampos.co.id – Kenduri Seni Melayu (KSM) tahun 2018 akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan atraksi permainan tradisional, gasing. Tak tanggung-tanggung akan disiapkan 1000 gasing.
“Ini akan dijadikan daya tarik wisata, gasing sebagai permainan asli melayu harus dilestarikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ardiwinata, kemarin.
Selain gasing, ada juga sejumlah pertunjukan seni budaya lain yang juga akan ditampilkan, seperti puisi, seni lukis, tari dan hingga bernyanyi. Negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, maupun Brunei Darussalam sudah mengonfirmasi untuk hadir.
“Mereka akan ikut memberikan pertunjukkan,” ucap dia.
Ikut memeriahkan acara ini, akan hadir pedangdut Iyeth Bustami.
Ia mengatakan, KSM merupakan agenda tahunan yang sudah masuk agenda parawisata nasional. Sehingga wisatawan sudah tahu jika setiap tahun ada agenda parawisata yang digelar Batam. Dalam penyelenggaraan agenda ini, semua SKPD di Batam juga akan terlibat.
“KSB termaksud 100 kalender parawisata nasional,” imbuhnya.
Terkait dengan agenda dalam mendongkrak dunia parawisata Batam, Ardi mengaku akan dibicarakan dengan elemen parawisata. Pembahasan itu diakui akan dilakukan pertengahan bulan depan, bersamaan dekat dengan akhir tahun.
“Kami akan mengumpulkan semua pelaku usaha dibidang parawisata di Batam. Kami akan menyusun program untuk tahun 2019. Kami kumpulkan dalam kegiatan silaturahmi parawisata menatap 2019,” kata dia.
Sementara itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi menekankan gelaran ini dilakukan dilapangan terbuka.
“Ini peringatan hari lahir Pemko Batam, maka ini adalah milik kita semua dan masyarakat bisa ikut memperingati hari lahir daerahnya,” (iza)
