Iklan

batampos.co.id – Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno mengatakan Komisi VI akan berusaha untuk menambah anggaran Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk tahun 2019 yang semula Rp 1,8 triliun naik menjadi Rp 2 triliun.

“Seluruh usulan anggaran BP untuk tahun 2019 akan kami usahakan untuk dipenuhi. Termasuk usulan penambahan anggaran, kami akan bicarakan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu),” ujar Teguh saat Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan kerja ke BP Batam, Rabu (10/18).

Ia mengatakan usulan penambahan dana itu digunakan untuk membangun infrastruktur dari Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batuampar menuju kawasan industri di Batam.

Teguh menegaskan Komisi VI DPR RI mendukung rencana BP Batam yang ingin menjadikan Batam sebagai hub logistik lokal dan juga internasional.

“Batam punya keunggulan komparatif karena ada bandara dan pelabuhan yang bisa diefisiensikan,” ucapnya.

Komisi VI DPR RI akan berupaya untuk melobi pemerintah agar memberikan dukungan penuh pada wacana BP Batam dalam mengembangkan Batam.

“Ini semua terkait distribusi logistik. Apalagi sekarang sudah zaman e-commerce. Kalau bisa Batam jadi logistik, baru bisnis Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) bisa dibikin besar disni. Nanti pasti akan gerakkan ekonomi Batam,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo memaparkan sejumlah proyek stategis BP Batam yang sebentar lagi akan rampung. COntohnya pengembangan dermaga curah cair kabil yang sudah rampung 66,22 persen, pengembangan gedung dan fasilitas pelayanan kesehatan RSBP Batam, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Waste Water Treatment Plant (WWTP) dan rencana pembangunan jalan kolektor di 6 kawasan industri.

“Dukungan Komisi VI sangat luar biasa dalam rangka kebijakan anggaran. Karena memudahkan kami dalam mengembangkan kawasan idnustri di Batam,” katanya.

Terkait bandara, Lukita mengatakan bandara akan dikembangkan bersama bengan pihak swasta.”Banyak yang tertarik ikut kembangkan bandara. Inilah yang akan kami tawarkan,” jelasnya.

Dan soal usulan anggaran, Lukita berharap usulan penambahan anggaran bisa terwujud. Anggaran saat ini sebesar Rp 1,8 triliun dan PNBP menyumbang sekitar Rp 1,2 triliun.”Tahun ini targetnya akan dinaikkan hingga 15 persen,” pungkasnya.(leo)