foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Pasca kekosongan tinta print e-KTP, kantor Kecamatan Batuaji diserbu warga, Rabu (10/10/2018). Pantauan Batam Pos, puluhan warga yang hendak mengurus e-KTP terlihat ramai, bahkan petugas kecamatan mengaku kewalahan melayani warga.

“Tinta sudah datang, pencetekan sudah mulai,” ujar Camat Batuaji, Ridwan Afandi.

Dia mengatakan tinta print didapatkan dari Disdukcapil, sehingga kecamatan yang mengalami kekosongan tinta harus mengajukan ke dinas tersebut.

“Syukur Disdukcapil merespon cepat,” katanya.

Dia mengatakan saat ini proses pencetakan e-KTP sudah kembali normal. Warga yang sudah pernah mengurus dan sudah memenuhi ketentuan lama waktu pencetakan dapat mengambil e-KTPnya masing-masing.

“Yang sudah merekam bisa datang ambil,” jelasnya.

Sementara Kepala Disdukcapi, Said Khaidar sebelumnya mengaku ketersediaan tinta khusus pencetakan e-KTP memang hanya disediakan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri, sehingga pihaknya harus menyurati terlebih dahulu terkait kekosongan yang terjadi di Batam.

“Masalahnya tak ada di sini tinta print tersebut, jadi kami harus menunggu dari pusat,” ucap Said.

Sebelumnya proses pencetakan sempat terhenti selama satu minggu. Warga yang datang mengurus harus pulang dengan kecewa. Misna, warga Batuaji mengaku, kejadian tinta habis bukan sekali saja, namun sudah terjadi berulangkali.

“Kemarin saya urus e-KTP suami habis juga, nah pas giliran urus punya anak kejadian lagi,” sebutnya. (une)

Advertisement
loading...