
foto: batampos.co.id / dalil harahap
batampos.co.id – Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyampaikan, Pemkot Batam akan menjalankan arahan pusat. Termasuk memaksimalkan dana APBD untuk penanggulangan bencana.
Seperti diketahui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengeluarkan edaran terkait dengan penanggulangan bencana agar tidak mengandalkan dana APBN.
Masyarakat Batam sendiri sangat peduli terhadap bencana. Sehingga mobilisasi bantuan terhadap suatu bencana jarang sampai menyentuh APBD. Jadi kalau nantinya tidak mendapatkan dana APBN, tak akan mengganggu jalannya pelayanan dan pemberian bantuan kepada korban.
Salah satu contohnya adalah bantuan masyarakat Batam untuk korban bencana gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah. Bantuan masyarakat Batam untuk Lombok hampir mencapai Rp 1 miliar. Demikian juga dengan bantuan di Sulawesi Tengah yang ditargetkan menyentuh angka sama.
“Kalau itu diatur, kami tidak masalah karena banyak sekali kepedulian terhadap bencana di Batam. Begitu juga dunia usaha. Untuk Palu ini sudah ada pengusaha yang langsung menemui wali kota, memberikan bantuan,” kata Amsakar ketika ditemui di Batam Centre, Batam, Jumat (12/10).
Saat ini, kondisi keuangan Pemkot Batam memang tertekan dengan adanya berbagai perubahan. Namun hal tersebut tidak membuat aspek penanggulangan bencana yang menjadi tanggung jawab pemerintah terabaikan. Terlebih dengan sikap masyarakat yang memiliki kepedulian terkait isu-isu kemanusiaan.
(bbi/JPC)
