x.batampos.co.id – KRI Wiranto 379 menangkap kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam sedang mencuri ikan di laut Natuna Utara, tepatnya sebelah Barat Laut pulau Anambas. Keradaan kapal tersebut empat diintai personel KRI menggunakan skoci dari jarak sangat dekat.
Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan menjelaskan, kapal ikan asing yang berhasil ditangkap basah KRI Wiranto Senin (15/10) malam kemarin. KRI Wiranto sedang melakukan operasi rutin di zona ekonomi eklusif Indoneaia (ZEEI) dan mendeteksi adanya kapal ikan mencurigakan.
“KRI sempat menurunkan personel menggunakan sekoci. Mengintip aktivitas kapal ikan mencurigakan, lalu disergap KRI ketika hendak kabur,” kata Danlanal Ranai saat menerima limpahan berkas penangkapan kapal tersebut dari KRI Wiranto di POS AL Sabang Mawang, Rabu (17/10) kemarin.
Komandan KRI Wiratno 379, Letkol Laut (P) Indra Dharma menuturkan, kapal ikan asing berlambung KJ 94810 TS disergap KRI saat sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah ZEEI.
Setelah mendeteksi ciri-ciri kapal tersebut adalah KIA, sekitar pukul 22.15 WIB, KRI melaksanakan penyergapan secara diam-diam dengan mendekati KIA tersebut menggunakan sekoci.
“Awalnya nelayan asing ini tidak menyadari ada pengawasan dari KRI, kami menerjunkan personel menggunakan skoci untuk mendekati. Mereka sadar setelah skoci kami sudah berada di dekatnya, mereka sempat mematikan lampu untuk melarikan diri, tapi KRI sudah berada di depan dan memaksi berhenti,” terangnya.
Dari hasil penyergapan tersebut, kapal ikan asing 18 ABK dan seorang nakhoda memiliki barang bukti hasil tangkapan ikan sebanyak 1,5 ton, serta alat tangkap yang mereka gunakan untuk menangkap ikan.
“Semuanya berhasil kita amankan dengan baik. Mereka diduga menggunakan jaring trowl, karena seperti biasanya mereka menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap jenis itu,” ujarnya.(arn)
