Jumat, 10 April 2026

Pelabuhan Ferry Internasional Batam mulai Memberlakulan Drop Off

Berita Terkait

batampos.co.id – Pelabuhan Ferry Internasional Batam mulai memberlakulan drop off selama 15 menit pertama bagi kendaraan yang masuk ke pelabuhan.

“Sudah kami terapkan. Jadi pengunjung yang ke pelabuhan 15 menit awal tak dikenakan biaya parkir,” kata Pengelola Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Jumarly, Kamis (18/10).

Ia menyebutkan saat uji coba drop off dilakukan selama empat jam, penghasilan jauh merosot dari biasanya. “Empat jam itu bisa dapat Rp 100 ribu, pas mulai jalankan drop off pendapatan jadi Rp 7 ribu, ujarnya.

Jumarly mengungkapkan rentan waktu mulai dari masuk hingga menurunkan atau menjemput penumpang itu menghabiskan waktu lebih kurang sepuluh menit, sedangkan aturan drop off 15 menit.

“Jadi lost pendapatannya banyak. Apalagi bus yang jemput penumpang. Mereka masuk pas penumpang udah ada di loby. Jadi gak nyampe 15 menit mereka sudah keluar lagi. Dan parkir tak bayar,” ungkap pria yang sudah 14 tahun bertugas di Batam ini.

Ke depan jika pendapatan dari parkir terus merosot pihaknya berencana membebaskan biaya parkir bagi pengunjung khusus yang ke pelabuhan.

“Kami lagi evaluasi. Kalau memang pendapatan turun hingga 50 persen yang mending di kasih free aja. Yang penting masyarakat happy. Kalau free bearti pajak parkir juga gak ada. Apa yang mau dibayarkan kalau pendapatan tak ada,” bebernya.

Menurutnya aturan drop off dinilai terlalu lama. Terutama di pelabuhan Internasional Sekupang yang memiliki rentan jalur yang pendek. “Di bandara Jakarta saja drop off hanya lima menit,” sebutnya.

Mobil terparkir di halaman Parkir Pelabuhan Internasional Batamcenter.
F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

Disinggung mengenai kerugian. Jumarly menambahkan rugi sudah pasti. Karena setiap bulannya pendapatan dari parkir mencapai Rp 160 juta. Sebanyak 25 persen disetor kepada Pemko Batam.

“Kalau pendapatan tak ada apa yang harus di bayar. Karena drop off cuman Rp 5 juta sebulan buat apa. Sementara kita harus bayar karyawan dan biaya operasional lainnya,” tutur pria berkacamata ini.

Sementara itu di loket pembaran parkir di Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang tertera informasi drop off selama 15 pertama. Petugas juga memberikan informasi kepada pengendara yang hendak keluar dari pelabuhan.

“Iya karena sudah drop off kami minta tiket dulu. Kan biasanya pengendara menyertakan tiket dan uang. Kalau kurang dari 15 menit kami langsung kasih penjelasan,” kata petugas parkir Nanang.

Dia mengaku juga telah menerima informasi salah satu tukang parkir di salah satu mal yang diamankan oleh pihak kepolisian. “Kemarin kan ada yang ditangkap juga karena aturan drop off ini,” sebutnya.

Pengendara Niken,20, menuturkan tidak ada masalah dengan diberlakukannya aturan drop off ini. “Senang- senang saja. Yang penting sesuai dengan aturan saja,” kata dia.

Dia mengaku baru kali ini parkir di bawah 15 menit dan itu tidak bayar. Ini jauh lebih baik dibanding parkir di luar.

“Gerak dikit aja bayar tanpa ada kejelasan. Kalau di parkir khusus kan jelas,” imbuhnya.(yui)

Update