
batampos.co.id – Dengan luas 2,4 hektar, sel baru di TPA Telagapunggur selesai dibangun November 2018 mendatang. Dengan ini, sel yang dibangun oleh kementrian PUPR senilai Rp 23 miliar itu bakal beroperasi awal 2019 .
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie mengatakan, sel yang sudah mulai dikerjakan April 2018 lalu ini, setelah selesai oleh KemenPUPR akan diserahakan kepada Pemko Batam. Sejak mulai dikerjakan, pemindahan warga, sosialisasi, hingga pembangunan fisik dilakukan.
“Tinggal finishing,” kata dia, kemarin.
Ia mengatakan, sel baru tersebut memiliki tinggi 30 meter dan mampu menampung sampah rumah tangga hingga 7-10 tahun. Menurut dia, setelah sel baru ini aktif, lokasi pembuangan sampah yang lama tidak dioperasikan terlbih dahulu, sembari diusahaakn dikerjasamakan dengan sistem Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Pada sel baru, ada bak penampung dan bak lindi. Pada bak penampung terdapat pipa untuk mengumpulkan gas metan dari sampah. Gasnya dapat dimanfaatkan untuk memasak warga di sekitar atau jika jumlahnya banyak dapat dialirkan. sejatinya pada sel lama juga ada, namun tidak terkelola dengan baik dan tertutup sampah.
“Bak lindi di sel baru ini terdiri dari lima bak. Mulai dari ekualisasi, bak ABR, fakultatif, maturasi, dan wetland. Setelah itu air dari sampah dialirkan pipa ke laut. Di sel lama kita gunakan bakteri. Kalau memang dibutuhkan sel baru ini nanti kita berikan. Yang ke laut itu sudah tidak air limbah lagi, air biasa, tidak akan mencemari laut,” papar dia. (iza)
