Guru SDN 019 Perumahan Villa Mukakuning, Tembesi, Sagulung memberikan arahan saat pertama masuk sekolah, Senin (16/7). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menyambut baik rencana Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk memprioritaskan tenaga honorer K2 diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Khususnya, bagi tenaga honorer yang berusia di atas 35 tahun dan tak bisa mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).

”Tentunya kami sangat senang P3K ini tidak memiliki batasan usia,” kata Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, Rabu (24/10).

Hendri menyebutkan ada ratusan tenaga honorer yang sudah berusia di atas 35 tahun. Sebanyak 80 di antaranya sudah lulus tes K2. Namun, banyak yang tidak lulus dan jumlahnya mencapai ratusan.

Saat penerimaan CPNS yang masih bergulir hingag saat ini, banyak tenaga honorer yang kecewa karena tidak bisa mendaftar akibat terbentur usia. Padahal, mereka sudah cukup lama mengabdi.

”Dengan adanya perekrutan P3K ini seperti memberikan angin segar bagi mereka. Ini kesempatan mereka untuk menjadi tenaga pemerintahan non PNS,” lanjutnya.

P3K ini termasuk aparat pemerintah, karena mereka menerima gaji dan tunjangan setiap bulannya. Namun tidak menerima dana pensiun kelak. ”Itu saja bedanya. Mereka tetap tenaga peme-rintahan,” ungkapnya.

Pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait penerimaan tenaga P3K ini. Apakah ada pengumpulan berkas atau tes yang harus dilalui tenaga honorer guru untuk bisa menjadi tenaga pemerintahan ini.

”Kami masih tunggu informasi lebih lanjut soal ini. Mudah-mudahan setelah CPNS ada kelanjutan P3K ini,” ujar pria yang sebelumnya berprofesi sebagai guru ini.

Nurhamidah, 32, salah seorang tenaga hononer senang dengan adanya pe-rekrutan P3K ini. Menurut perempuan yang telah me-ngajar selama sembilan tahun ini, perekrutan P3K bisa menjadi kesempatan kedua jika gagal menjalani tes CPNS.

”Informasinya lowongan lebih banyak dari CPNS yang lagi dibuka. Semoga mereka yang gagal ikut tes CPNS bisa lulus P3K ini,” harap guru honorer salah satu SMPN di Sekupang ini. (yui)