
F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Untuk meningkatkan kompetensi dari kalangan pekerja di Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menghidupkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK) Batuaji yang saat ini terbengkalai.
“Karena merupakan aset negara, maka kami sudah koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendapatkan persetujuan,” kata Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar, Rabu (24/10/2018).
Sembari menunggu persetujuan, BP akan menyusun konsep pengelolaan BLK Batuaji. BLK ini direncanakan aktif untuk meningkatkan kompetensi para pekerja di Batam.
Kompetensi menjadi sangat penting karena saat ini perusahaan industri di Batam sangat mengutamakannya dalam mencari pekerja.
“Makanya kami masih fokus terhadap penyusunan konsep kelola BLK dengan format-format yang tepat. Sehingga BLK ini ada fungsinya bagi masyarakat Batam,” katanya lagi.
Sedangkan mengenai yayasan yang mengelola BLK, Dendi tak mau menjawabnya. Karena yayasan yang mengurusnya bukan hanya dari BP Batam saja, tapi ada juga yayasan dari Pemko Batam.
“Dulu memang dikembangkan yayasan. Tapi kalau aset BLK ini punya negara. Mengenai yayasan kami tak ikut campur,” paparnya.
BLK Batuaji ini sejak dulu bermasalah terkait legalitasnya. Karena sampai saat ini pengelolaan masih atas nama Yayasan Karya Bangsa dan masih menunggu proses pembubaran para pengurusnya.
Sekarang banyak gedung-gedung BLK ini yang sudah rusak dan tidak bisa digunakan. Kondisinya sangat mengenaskan sehingga butuh banyak perbaikan.(leo)
