
batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam meminta masyarakat tidak menjadikan halte sebagai pangkalan ojek maupun angkutan umum. Karena dapat menganggu kelancaran mobilitas bus Trans Batam serta masyarakat
“Saya imbau agar jangan jadikan halte Trans Batam menjadi tempat mangkal,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Effendi, Rabu (24/10).
Tidak hanya menganggu kelancaran mobilitas Trans Batam, tindakan tersebut juga merusak estetika di halte. Rustam mengatakan sudah mendengar keluhan masyarakat terkait beberapa halte dijadikan pangkalan.
“Apabila nanti saat kami temukan dilapangan, akan kami tindak. Jadi saya meminta ke saudara-saudara kita pengendara taksi, ojek. Janganlah parkir di area halte Trans Batam,” ucap Rustam.
Taufik, warga Tiban Indah mengatakan kesal karena ada kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan halte Trans Batam. “Kadang mobil Trans Batam tak bisa berhenti di halte, agak jauh dikit. Terpaksa penumpang jalan, beberapa kali saya temui hal ini,” ucapnya.
Ia berharap kepada pemerintah agar dapat menertibkan hal ini. “Kalau ditegur, orangnya malah marah. Semoga ditindak saja yang seperti itu, menganggu kenyamanan,” ungkapnya. (ska)
