batampos.co.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam mendukung penuh acara funwalk Batam Pos yang akan menggunakan tanjak dengan bahan koran, Minggu (25/11) mendatang. Acara ini dimaksudkan mencetak rekor di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori jalan santai memakai tanjak koran dengan peserta terbanyak.
Sekretaris Umum LAM Batam M Syahir mengatakan, sejatinya tanjak bukanlah sekadar kain yang dilipat dan melilit di kepala kaum adam Tanah Melayu.
“Tanjak merupakan simbol keagungan atau lambang kewibawaan bagi kaum Melayu,” ujar Syahir yang memimpin pertemuan Batam Pos dengan para pengurus LAM Kepri di Kantor LAM Batam, Rabu (24/10).
Dari bentuk lipatan tanjak yang dibuat, lanjutnya, juga mengartikan bahwa semakin tinggi dan kompleks bentuknya maka semakin tinggi pula status sosial si pemakainya.
Namun demikian, guna melestarikan kebudayaan sesuai perkembangan zaman saat ini yang tanpa mengurangi kaidah dari tanjak tersebut, LAM Batam secara tegas mendukung pembuatan tanjak berbahan koran yang digagas Batam Pos.
“Dengan catatan, kami ikut memantau proses pembuatan tanjak yang sesuai dengan makna untuk bisa digunakan semua kalangan masyarakat, serta wajib adanya narasi tentang arti sebuah tanjak agar tak mengurangi khazanahnya,” terang Syahir.
Dukungan itupun disambut baik Batam Pos yang siap mengikuti arahan dari LAM Batam.

“Dengan restu yang diberikan dari petinggi adat Melayu di Kepri ini, sebagai awal langkah untuk memantapkan pencapaian MURI dalam penggunaan tanjak Melayu terbanyak,” ungkap Direktur Utama Batam Pos, Guntur Marchista Sunan.
Guntur menjelaskan, ide ini tercetus untuk menciptakan sebuah kegiatan yang menorehkan prestasi dalam mengembangkan produk Batam Pos yang juga berkaitan dengan kebudayaan asli Melayu.
“Targetnya adalah MURI. Pihak MURI mengatakan, bahwa pemecahan rekor mengenai budaya akan lebih diprioritaskan,” paparnya.
Secara rinci, tanjak yang disediakan Batam Pos nantinya akan digunakan bagi peserta funwalk yang menargetkan 10 ribu peserta.
“Karena tanjak hanya dipakai bagi kaum pria, maka kurang dari setengah target peserta funwalk sudah mampu memecahkan MURI tersebut,” ucap Guntur.
Acara funwalk sendiri akan digelar pada Minggu (25/11) mendatang di Batam Center. Dengan biaya pendaftaran Rp 25 ribu, peserta sudah mendapatkan kaus, snack, dan kupon undian berhadiah. Adapun hadiah utama yang disiapkan panitia dalam acara ini adalah satu unit mobil.
Jalan santai ini merupakan rangkaian kegiatan peraya-an HUT ke-20 Batam Pos dan Hari Bhakti Badan Pengusahaan (BP) Batam yang ke-47. Selain funwalk, juga akan digelar funbike night pada Sabtu (24/11) malam.(nji)
