
batampos.co.id – Penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) masih menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga Sagulung. Data di Puskesmas Seilekop, Sagulung, menyebutkan dalam tiga bulan terakhir ada 300 kasus ISPA di wilayah itu.
Kepala Puskesmas Seilekop, dr Erizal Syafri mengatakan, kasus ISPA di Sagulung bahkan cenderung meningkat. Dimana pada tiga bulan sebelumnya, jumlahnya hanya sekitar 200 kasus. Menurut Erizal, tingginya kasus ISPA di Sagulung ini disebabkan beberapa faktor. Mulai dari kondisi cuaca yang tak menentu, lingkungan yang kurang sehat karena berdebu, hingga pola hidup warga yang kurang sehat.
”Biasanya dimulai dari batuk dan pilek penularannya lebih cepat,” kata Erizal, Kamis (25/10/2018).
Untuk mencegah jumlah kasus ISPA terus bertambah, Puskesmas Seilekop melakukan beberapa langkah preventif. Di antaranya dengan melakukan penyuluhan di masyarakat.
Selain itu, pihak puskesmas juga melakukan koordinasi dengan perangkat RT/RW setempat agar mengimbau warganya menjaga pola hidup sehat.
Selain ISPA, kata Erizal, penyakit hipertensi atau darah tinggi juga masih banyak diderita warga Seilekop, Sagulung. Kemudian disusul penyakit gula darah yang juga masih tinggi.
Data serupa terdapat di Puskesmas Seilangkai, Sagulung. Di puskesmas ini juga tercatat penderita ISPA menjadi yang paling dominan di antara pasien yang berobat.
”Jumlahnya rata-rata 100 kasus per bulan,” kata perawat di Puskesmas Seilangkai, Helen, kemarin.(cr1)
