Kamis, 2 April 2026

Borobudur Coba Gaet Turis dari Batam

Berita Terkait

Kadispar Kepri, Buralimar berjabat tangan dengan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Wawan dalam acara Promosi Candi Borobudur.
foto: batampos.co.id / Rifki

batampos.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempromosikan paket wisata Candi Borobudur di Batam. Candi warisan dunia ini menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas (DPP) andalan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“Ini merupakan misi penjualan paket wisata Borobudur dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata dari Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai penjual untuk bertemu bisnis dalam table top dengan sekitar 70 industri parisiwata Provinsi Kepri sebagai pembeli,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Wawan di Hotel Nagoya Hill, Kamis (25/10).

Batam dipilih sebagai tempat pemasaran karena memiliki tiga faktor utama sebagai pendukung. “Tiga itu yakni atraksi, amenitas dan aksesibilitas, terutama konektivitas penerbangan langsung dari Batam ke Semarang, Jawa Tengah maupun Yogyakarta,” ungkapnya.

Batam menjadi kota penting bagi paket wisata menuju Borobudur karena merupakan gerbang pertama wisman masuk dari Asia Tenggara. Kemenpar juga memberikan target yang cukup tinggi untuk wisman yang berkunjung ke candi tersebut, yakni sebanyak 4,3 juta untuk tahun ini dan meningkat menjadi 5 juta pada tahun 2019.

Di Batam, ada enam kali penerbangan perhari menuju Semarang dengan maskapai Citilink, Lion dan Batik Air. Sedangkan ke Yogyakarta ada 23 kali penerbangan dengan Garuda, Citilink, Lion dan Batik Air.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar mengatakan pihaknya akan membantu Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mendatangkan wisatawan dari Kepri ke Yogyakarta.

“Yogyakarta itu penting bagi Kepri, karena banyak mahasiswa Kepri yang kuliah disana dan juga di Bandung,” ungkapnya.

Dan ia sangat berharap bentuk kerja sama ini juga akan mendatangkan wisatawan dari Yogyakarta menuju Batam. Sedangkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kepri, Tupa Simanjuntak mengatakan wisawatan yang datang ke Yogyakarta cukup tinggi mencapai 360 ribuan orang.

“Trennya terus meningkat dan kami berharap kita bisa mix dan Yogyakarta membantu mendatangkan wisatawan dari sana sekitar 360 ribuan orang juga,” paparnya.

Tupa mengatakan tidak menutup kemungkinan dinas pariwisata dan GIPi Provinsi Kepri akan melaksanakan kegiatan serupa di Yogyakarta untuk mendongkrak jumlah wisnus ke Kepri.(leo)

Update