Kamis, 16 April 2026

Jaringan Pipa Limbah Capai 50 Kilometer

Berita Terkait

Perbaikan jalan yang rusak akibat penanaman pipa IPAL di Batam Center.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Proses pembangunan jaringan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Bengkong Sadai terus berlanjut. Saat ini, untuk pipa jaringan sudah mencapai jarak 50 kilometer atau pengerjaan baru sekitar 26 persen

“Pipa jaringan sudah 50 kilometer dari target 114 kilometer yang akan dibangun,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Limbah BP Batam Iyus Rusmana, Sabtu (27/10).

Pemasangan jaringan pipa merupakan bagian yang terberat dari proses pembangunan IPAL Bengkong Sadai. Sehingga meskipun sudah mencapai 50 kilometer, namun secara keseluruhan proses pembangunan masih sekitar 26 persen.

“Pasang pipa memang butuh waktu agak lama dibanding konstruksi IPAL-nya. Makanya kami fokus kerjakan jaringan pipa dulu,” ungkapnya.

Pembangunan IPAL yang akan melayani daerah Batamcentre dan Bengkong ini ditargetkan selesai pertengahan 2019.

“Makanya kami akan kawal terus proyek ini agar persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan bisa ditangani dengan cepat,” paparnya.

Memang hingga saat ini, masih banyak keluhan dari masyarakat terkait proses pemasangan pipa IPAL ini. “Jika ada masyarakat mau melapor, kami akan sambut dengan baik. Segera setelah itu akan kami tindaklanjuti dengan menyampaikannya pada kontraktor,” ungkapnya lagi.

IPAL yang dibiayai dengan dana dukungan dari pemerintah Korea Selatan ini dibangun dengan tujuan untuk mengolah limbah domestik di Batam secara menyeluruh melalui jaringan pipa yang terintegrasi.

Pada tahap pertama fase 1 ini, dengan membangun IPAL baru pembangunan jaringan pipa sanitasi air limbah sepanjang 114 km, penyambungan pipa sambungan rumah sebanyak 11.000 rumah tangga dan terdapat 5 relay pumping station. Proyek ini ditargetkan pada penyelesaian tahap I berkapasitas mengelola limbah cair 20.000 meter kubik per hari atau 230 liter per detik.(leo)

Update