Jumat, 10 April 2026

Tolong, Tertibkan Angkot Ugal-ugalan!

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menertibkan angkutan yang sering ugal-ugalan di jalan raya. Pasalnya, korban akibat angkot ugal-ugalan terus berjatuhan. Bahkan beberapa di antaranya harus meregang nyawa.

“Kami minta Dishub untuk bertindak. Banyak angkutan apalagi yang arah Batuaji dan Sagulung sana yang ugal-ugalan. Jangan sampai makin banyak korban yang berjatuhan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Mesrawati Tampubolon, Jumat (26/10) lalu.

Mesrawati mengatakan, selain karena ugal-ugalan, banyak juga angkutan yang sudah tidak laik jalan. Bahkan masih banyak angkutan yang memiliki kaca gelap. Termasuk ada beberapa yang tidak memiliki kaca spion.

“Kami minta agar Dishub tegas. Kalau memang dilihat ugal-ugalan ditindak saja. Bisa bersama pihak kepolisian,” imbuhnya.

Aksi ugal-ugalan terakhir terjadi kemarin di Simpang Seroja, Dapur 12 Sagulung, Sabtu (27/10). Siti, pengendara sepeda motor suzuki Nex, dengan nomor polisi BP 6048 FF terjatuh setelah rem mendadak karena satu unit angkot Bimbar tiba-tiba berbelok ke arah Kaveling Seroja padahal lalu lintas sedang padat.

Siti yang berada persis dibelakang mobil tersebut hilang kendali dan ngerem mendadak. Akibatnya perempuan berjilbab ini terjatuh bersama anaknya yang masih berusia dua tahun. “Mobil itu tiba-tiba belok. Baru lajunya kencang lagi,” kata Siti di lokasi kejadian.

Mirisnya lagi, bukannya membantu, sopir Bimbar malah mengancam dan menantang warga yang memintanya bertanggung jawab untuk membawa Siti berobat.

“Kasihan anaknya yang kecil itu teriak dan menangis kesakitan karena ditimpa motor itu,” ujar Kaharuddin, warga setempat.

Sementara itu, aksi ugal-ugalan angkutan umum khususnya Bimbar sudah menjadi rahasia umum. Banyak pengendara bermotor yang menjadi korban.

“Udah sering terjadi, harusnya pemerintah bisa lebih mengawasi kendaraan umum agar lebih tertib saat di jalan raya. Jangan sampai korban bertambah banyak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi mengklaim pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap angkutan yang ada di Batam.

“Kami terus melakukan pengawasan. Penertiban dan razia juga sudah sering kami lakukan,” akunya. (ian)

Update