x.batampos.co.id – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Pramintohadi Soekarno membenarkan telah terjadi hilang kontak terhadap pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP nomor penerbangan JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang.
Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak dan 2 bayi. Awak pesawat terdiri dari 2 penerbang dan 5 awak kabin.
Sebagai Kapten Pilot ialah Capt Bhavve Suneja dan Co Pilot Harvino.
Pramintohadi, menuturkan pesawat mempunyai Certificate of registration yang dikeluarkan pada 15/08/2018 edan kadaluarsa 14/08/2021. Pun Certificate of air worthiness dirilis 15/08/2018 kadaluarsa 14/08/2019.
“Adalah tug boat As Jaya II rute Kalimantan Selatan – Marunda yang melihat pesawat Lion Air itu diduga jatuh di sekitar Tanjung Karawang,” ujar Pramintohadi.
Menurut Pramintohadi, saat ini tengah dilakukan pencarian pesawat tetsebut oleh tim dari Basarnas. Rescuer Kansar Jakarta dan RIB 03 Kansar Jakarta bergerak ke lokasi koordinat kejadian untuk melakukan operasi SAR.
Tidak itu saja, saat ini telah dibentuk crisis center di Terminal 1 B bandara Soekarno Hatta dan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang untuk keluarga penumpang. (tim DJPU)
