x.batampos.co.id – Shella ,26, merupakan salah satu korban yang menumpang pesawat Lion Air JT 610.
Keluarganya mendatangi kantor Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/10) siang.
Ketika ditemui di rumahnya Penjaringan, Jakarta Utara, sepupu Shela bernisial T, mengaku pihak keluarga tidak hanya mendatangi Basarnas, tetapi juga ke Bandara Soekarno Hatta. Namun hingga kini, pihak keluarga belum mendapatkan informasi tentang keberadaan Shela.
“Baru dari Bandara, tahu info saya tadi dari Basarnas dulu. Awalnya saya dikasih tahu bapaknya, lalu ke Bandara,” ujarnya di lokasi, Senin (29/10).
T menyatakan bahwa Shela hendak ke Pangkalpinang bersama calon mertuanya, untuk berkenalan dengan keluarga besar calon suaminya. Selain itu, Shela rencananya juga akan mengabari terkait rencana pernikahan dirinya dan calon suaminya.
“Ketemu famili mengabarkan dia mau married. Shela sama calon suaminya, calon mertua dan temen calon mertuanya. Ya, berempat dari sini (rumah sebelumnya),” jelasnya.
Sementara itu, T menyatakan keluarga sangat terpukul dengan kabar tersebut sehingga tidak ingin diganggu oleh media. Dia berharap agar sepupu dan kerabatnya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Bapaknya lagi di dalam suasana lagi kurang enak di dalam, nangis semua. Dia baik orangnya semoga bisa ketemu dengan selamat semuanya,” harapnya.
Namun dirinya enggan membeberkan lebih lanjut mengenai rencana pernikahan Shela. Pantauan JawaPos.com, kediaman Shela tampak sepi. Beberapa kerabat datang untuk memberikan dukungan. Namun mereka enggan dimintai keterangan.
Sebelumnya, saudara korban datang bersama orang tuanya untuk mencari informasi. Kedatangan mereka diiringi harapan adanya keajaiban bahwa sanak keluarganya bisa selamat dari insiden nahas ini.
(rgm/JPC)
