
batampos.co.id – Mengandalkan fasilitas Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas, Badan Pengusahaan (BP) Batam mempromosikan Batam dalam acara Indonesia Infrastructure Week (IIW) di Jakarta International Expo, Rabu (31/10).
”BP ikut untuk mempromosikan berbagai rencana proyek pengembangan infrastruktur pelabuhan yang dikembangkan BP Batam,” kata Kasubdit Promosi BP Batam, Ferdiana Sumiartony, Kamis (1/11).
Dalam seminar ini, terdapat tujuh sektor pengembangan infrastruktur, yakni pengembangan energi (Infra Energy), perkeretaapian (Infra Rail), kepelabuhanan (Infra Port), pembangunan wilayah industri dan ekonomi khusus (SEIZ), pengelolaan air bersih dan air limbah (Infra Water), pengamanan dan pengawasan infrastruktur Indonesia (Infra Security) dan manajemen lalu lintas (Infra Traffic).
Untuk pameran ini, BP juga membawa perwakilan dari Kantor Pelabuhan Laut BP Batam yang merupakan penge-lola jasa kepelabuhanan di Batam.
”Kegiatan ini akan memberikan berbagai pandangan dan juga wawasan bagi BP Batam perihal iklim investasi dan kondisi ekonomi Batam dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur,” ucapnya lagi.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 16 ribu pengunjung dan 131 partisipan dari 11 perusahaan BUMN, 72 perusahaan swasta nasional dan 48 perusahaan internasional yang berasal dari sepuluh negara di kawasan Asia dan Eropa.
Selain pameran, ada juga kegiatan seminar dan workshop sebanyak 30 kegiatan dari berbagai bidang keilmuan dan teknologi terkait dan kegiatan bilateral meeting yang dikuti oleh negara Malaysia, India, Australia, Inggris dan Tiongkok.(leo)
