Selasa, 7 April 2026

Ekonomi Batam Tumbuh karena Pariwisata

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, di Batam kini belum banyak perusahaan baru yang membangun usahanya secara fisik. Itu karena, rencana usaha masih tahap pengurusan izin. Peningkatan ekonomi justru disumbang sektor pariwisata yang ia klaim mulai berkembang.

”Saya tanya di mana perusahaan ini, katanya tidak tahu. Jadi, perusahaan yang disebut belum beroperasi,” ucap Rudi.

Meski begitu, ia mendorong semua pihak tetap menjaga kondusivitas Batam agar rencana usaha dapat terealiasi dan program peningkatan sektor pariwisata terus berjalan.

Menurut Rudi, sektor pariwisata yang kini memberikan sumbangsih kepada perekonomian daerah. Ia mengungkapkan, pada semester I 2018 wisman yang berkunjung ke Batam sekitar 1 juta kunjungan. Maka dari itu, ia mengatakan Pemko Batam gencar mengembangkan dunia pariwisata yang dimulai dengan pembenahan infrastruktur.

Menurutnya, kini memang jalan belum terlalu sempurna karena sedang proses pembangunan.

Sejumlah turis asal Korea naik bus saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Jumat (12/10). Para turis melakukan kunjungan untuk menikmati waktu liburan ke Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

”Tahun 2025 seluruh jalan utama akan diselesaikan, semua jadi lima lajur. Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) saya, ini tujuan pengembangan pariwisata,” ujar mantan anggota DPRD Kota Batam itu.

Rudi mengatakan, dalam dua tahun ke depan, Batam bagian timur jalannya juga sudah selesai, sampai ke bandara. Tujuannya adalah untuk menyambut wisatawan.

”Tak perlu repot macet lagi. Jalan sudah dilebarkan, ada flyover,” ujarnya.

Ia mengatakan, Batam meru-pakan daerah yang berada di simpang strategis. Tidak hanya itu, berlatar belakang daerah kepulauan, Batam hadir dengan banyak potensi.

”Contohnya kuliner, seafood tak usah khawatir, mudah dapatnya, segar-segar dan murah,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan kesempatan pembangunan resort di pulau. Terkait ini, ada tiga pulau yang diberi izin. Dua tahun ke depan, sarana tersebut sudah selesai dibangun dan dinikmati wisatawan.

”Satu lagi, golf di Batam ini juga banyak,” terangnya.

Hal yang sama juga diutarakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, Gustian Riau. Ia menegaskan, sampai saat ini belum ada investasi riil yang masuk.

”Karena salah satu izinnya berada di kami, bukan hanya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) tapi Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) juga ada di DPM-PTSP. Hanya ada izin prinsip penanaman modal dalam negeri yang mau memulai usaha tapi memang belum jalan,” ujar Gustian Riau.

Ia menampik apa yang sebelumnya terekspos di media yang menyebut ada investor yang akan membuka usaha di Batam. Sebab, setelah di-survei lokasi, ternyata tidak ada.

”Urusan lahan saja masih susah, bagaimana mau buka usaha. Mereka baru mau mencari lokasi saja,” terangnya. (gas/iza)

Update