Selasa, 7 April 2026

Kenduri Seni Melayu Dibuka

Berita Terkait

batampos.co.id – Ditaburnya bunga rampai oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai tanda dimulainya Kenduri Seni Melayu (KSM) ke-20, Kamis (1/11/2018) malam di Dataran Engku Putri.

Rudi bersama istri, Marlin Agustina Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad beserta istri, Erlita Sari Amsakar, Ketua LAM Kota Batam, Nyat Kadir, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata RI, Esthy Reko Astuti, Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Zainal Abidin bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam turut menaburkan bunga rampai sebagai bentuk dukungan terselenggarannya KSM ke-20 tahun 2018.

KSM yang digelar Pemko Batam ini merupakan rangkaian acara Hari Jadi Batam (HJB) ke-189 yang jatuh pada 18 Desember 2018. Perhelatan akbar ini diikuti oleh peserta dari Negara Serumpun seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darusalam, Thailand, Jerman, India dan Tiongkok.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama istri Marlin Agustina Rudi, Wakil Wali Kota Amsakar Achmad dan istri Erlita Sari Amsakar, Ketua LAM Batam Nyat Kadir, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti, Wakil Ketua DPRD Batam Zainal Abidin, FKPD Kota Batam, dan OPD Pemko Batam, menabur bunga rampai menandai dimulainya KSM ke-20 di Dataran Engku Putri, Kamis (1/11/2018) malam.

Tampilkan Keindahan Seni Budaya Serumpun

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan KSM menampilkan keindahan seni budaya Melayu serumpun yang diramu bertonggak Melayu. Peserta hadir untuk merajut kebersamaan dan gemilang budaya serumpun.

”Terima kasih setinggi-tingginya kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, DPRD Kota Batam, Kementerian Pariwisata dan Provinsi Kepri yang mendukung sehingga terlaksananya kegiatan tahunan ini yang di tahun 2018 ini merupakan KSM ke-20,” sebut Ardi.
KSM 2018 yang berlangsung sejak Kamis (1/11) hingga Sabtu (1-3/11) besok menampilkan gasing, puisi, lukis, tari, dan sebagainya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti mengucapkan terima kasih atas terlak-sananya KSM ke-20 tahun 2018 ini. Ia mengatakan KSM meru-pakan salah satu calender of event pariwisata Kota Batam yang masuk ke dalam kalender event nasional dari Provinsi Kepri.

Kata Esthy, yang membuatnya bangga adalah KSM menjadi trending topic yang dibahas melalui Twitter dan sudah berada di urutan ketiga.

”KSM ini sangat luar biasa karena dari enam kalender wisata di Kepri, salah satunya KSM berhasil masuk menjadi trending topic pesona wisata Indonesia. Untuk masuk calender event ini seleksinya cukup selektif, karena di sana ada budayawan, media, dan enam kurator nasional,” sebutnya.

Esthy juga mengucapkan selamat HJB ke-189. Meski usia Batam sudah tidak muda namun dia memuji tampilan Kota Batam yang tampil muda.

Kepada peserta ia mengucapkan selamat datang di Kota Batam dan selamat berkompetisi. Harapannya target kunjungan wisatawan mancanegara yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo pada tahun 2019 sebanyak 20 juta bisa tercapai.(ryh)

Update