batampos.co.id – Polda Kepri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama (ESH aluas E) kepada kepala KSOP (Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu Batam, TS, di Gandaria City Mall Jakarta Selatan pada Sabtu (3/11/2018) pukul 19.30 wib.
Dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut telah ditemukan uang sebesar US$ 9.200,- (Sembilan Ribu Dua Ratus Dollar Amerika) yang disimpan di dalam amplop warna putih.
Tim Polda Kepri telah mengintai dugaan korupsi ini sejak dari Batam.
Kamis (1/11/2018) tim Polda Kepri mendapat informasi bahwa kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama telah memesan tiket pesawat Garuda Indonesia untuk berangkat ke Jakarta pada pada hari Jumat (2/11/2018) pukul 14.40 wib.
Tujuan ke Jakarta ialah untuk menemui dan menyerahkan sejumlah uang kepada kepala KSOP (Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu, Batam.
Tim Polda Kepri segera membuntuti.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, di hadapan wartawan membeberkan operasi tangkap tangan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya praktik pemberian uang dari pihak perusahaan agen pelayaran kepada pihak KSOP (Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu Batam.
Infonya, semenjak dijabat oleh kepala KSOP (Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu Batam yang baru (sejak bulan agustus 2018), pihak PT. Garuda Mahakam Pratama ada memberikan “uang kelancaran” didalam melaksanakan kegiatan keagenannya kepada Kepala KSOP (Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu Batam.
Proses pemberian uangnya selalu dilakukan di Jakarta.
Jadwal pemberian uang dilakukan pada setiap akhir bulan sedangkan untuk bulan Agustus dan bulan September 2018 telah diberikan. (ptt)
